Kerjasama Distributor Sembako: Cara Mencari dan Syarat Kerjasamanya, Berikut Tipsnya!

Author -  Nidaur Rahmah

Menjalin kerjasama distributor sembako memang sangat penting apabila Anda berencana memulai bisnis, seperti toko kelontong, warung, atau minimarket. Bekerjasama dengan pihak distributor memungkinkan pemilik usaha mendapatkan harga sembako murah sehingga mudah dijual kembali.

Sekilas, usaha sembako memang terlihat sepele. Namun faktanya, bidang bisnis ini memiliki potensi menggiurkan. Sederhana saja, sembako (sembilan bahan pokok) merupakan kebutuhan pangan utama yang diperlukan oleh setiap orang, sehingga peluang repeat ordernya sangat tinggi.




Cara Mencari Distributor Sembako Terbaik

Dalam merencanakan merintis bisnis sembako, ada banyak hal yang perlu dipikirkan. Salah satunya adalah mencari distributor yang dapat membantu memajukan toko dengan menyuplai sembako dengan harga murah, sehingga pemilik toko bisa mendapatkan omset melimpah.

Bagaimana cara mencari distributor terbaik untuk mendukung bisnis? Simak tipsnya di bawah ini:

1. Mencari Distributor Melalui Internet

Anda bisa memanfaatkan teknologi canggih untuk membantu menemukan distributor terbaik. Dengan memasukkan keyword yang tepat, akan muncul daftar distributor sembako online dan offline yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia untuk dijadikan referensi.

Referensi distributor sembako offline:


Referensi distributor sembako online:

  • TokoPedia
  • BukaLapak
  • Pesenin.ID


2. Datang Langsung ke Alamat Distributor

Setelah mendapatkan beberapa referensi distributor sembako terbaik di kota Anda, maka bisa datang langsung ke lokasi untuk menanyakan soal kerjasama maupun mengecek kualitas produk. Meskipun murah, pastikan produk yang Anda jual tidak murahan.

3. Pertimbangkan Kualitas Layanan dan Konsistensi Distributor

Sebelum Anda mengajukan kerjasama, sebaiknya pertimbangkan beberapa hal untuk memastikan usaha tidak mengalami kendala di masa depan, termasuk kualitas pelayanan yang diberikan distributor, dan konsistensinya dalam menyuplai produk ke toko Anda.

Keuntungan Bekerjasama dengan Distributor Sembako

Kerjasama dengan distributor sembako memberikan manfaat bagi pemilik toko. Beberapa keuntungannya antara lain adalah sebagai berikut:

  • Kemudahan Mendapatkan Stok Barang

Menjalin kerjasama distributor memungkinkan pemilik toko bisa mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan mudah. Apalagi, saat stok menipis di pasaran, Anda tidak harus bersusah-payah datang ke berbagai tempat untuk mencari barang kebutuhan untuk toko.


  • Produk yang Dijual Lebih Lengkap

Pemilik toko berkesempatan mendapatkan aneka jenis produk yang diinginkan dengan cepat dan mudah. Sehingga jumlah dan jenis produk yang dijual lebih beragam. Tidak bisa dipungkiri, bahwa toko yang menjual barang lengkap lebih disukai oleh pembeli.


  • Harga Lebih Bersaing

Selaku pemilik toko, Anda dapat memberikan harga jual lebih bersaing dari kompetitor. Sebab bisa mendapatkan produk dengan harga lebih murah dari pasaran. Sudah jadi rahasia umum, jika distributor sembako umumnya mematok harga yang terbilang sangat murah.


  • Meningkatkan Keuntungan dan Pendapatan

Harga murah memang selalu menjadi magnet bagi pembeli. Apabila Anda menjual barang dengan harga bersaing, maka besar kemungkinan akan mudah mendapatkan pelanggan. Semakin banyak pembeli yang datang, semakin besar pula keuntungan yang didapatkan.


  • Pemesanan Barang Lebih Cepat

Perkembangan teknologi saat ini memang membuat segala hal menjadi lebih praktis, termasuk memesan barang ke distributor. Sebagai agen, tentu Anda akan diprioritaskan. Bukan tidak mungkin Anda diperkenankan memesan barang melalui gadget.

Syarat Kerjasama Distributor Sembako

S&K atau Syarat & Ketentuan bekerjasama dengan pihak distributor sembako sebenarnya bervariasi, sebab hal tersebut tergantung pada kebijakan masing-masing distributor. Apabila Anda telah memiliki pilihan distributor yang dinilai potensial, maka bisa bertanya langsung kepada pihak bersangkutan.

Kerjasama dengan distributor sembako Bulog, misalnya. Pemilik toko hanya perlu datang ke kantor Bulog terdekat dengan membawa kartu identitas, seperti KTP. KK, dan surat keterangan dari RW setempat. Hanya saja, pesertanya dibatasi, yaitu hanya satu toko di satu RW.

Jadi, siapa cepat maka dia yang akan dapat. Hanya dengan membawa syarat di atas, pemilik toko sudah bisa mendapatkan suplai bahan pokok dengan harga murah. Menariknya, Anda dapat memesan produk Bulog di RPK tanpa batasan kuantitas atau jumlah. Menggiurkan sekali, bukan?

Namun, harus diingat, jika Anda ingin mendapatkan harga super miring, maka ada syarat minimal pembelian yang harus diikuti, misalnya harus membeli beras dalam jumlah sekian ton.

Selain itu, ada ketentuan lain yang harus diperhatikan agen sembako Bulog. Salah satunya adalah, tidak boleh menaikkan harga di atas harga pasaran. Dengan kata lain, harga sembako di toko Anda harus ikut harga pasar dan kalau bisa lebih murah, agar bisa menyuplai toko yang lebih kecil.

Apabila agen melakukan pelanggaran, seperti menaikkan harga, maka kerjasama akan diberhentikan, dan pihak Bulog akan menghentikan suplai sembako ke agrn yang melanggar.

Modal Usaha Toko Kelontong (Sembako)




Perlu Anda ketahui, bahwa besar modal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis toko kelontong sebenarnya tidak pasti. Sebab tergantung dengan siapa Anda bekerjasama, berapa banyak produk yang ingin dipesan, lokasi usaha (tentu tidak butuh modal apabila Anda sudah punya tempat sendiri).

Selain itu, Anda juga harus mampu menganalisis biaya yang dibutuhkan untuk merenovasi pembuatan toko, mempekerjakan karyawan (toko besar), dan lain sebagainya.

Secara umum, modal dikategorikan dalam dua jenis, yaitu modal investasi dan modal operasional usaha dalam menjalankan bisnis. Dari gambaran tersebut, Anda tentu sudah bisa menyimpulkan kalau anggaran yang dibutuhkan untuk memulai usaha berdagang sembako tidak sedikit.

Untuk menghemat dana, Anda bisa mengaplikasikan tips sederhana di bawah ini:

  • Membuka toko di rumah sehingga tidak perlu sewa tempat.
  • Bekerjasama dengan distributor sembako.
  • Jangan mempekerjakan karyawan di masa awal membuka toko, sebaiknya tunggu dan lihat terlebih dahulu bagaimana perkembangan usaha, setidaknya dalam beberapa bulan.

Kerjasama distributor sembako memang sangat menguntungkan bagi para pemilik toko. Selain bisa mendapatkan barang lebih mudah dengan harga murah, usaha Anda juga memiliki potensi besar meraup omset tinggi. Apalagi, kalau Anda gencar mempromosikan dagangan yang ada di toko.


Tips Jualan Sembako


Kerjasama distributor sembako bisa dijadikan salah satu pilihan bisnis yang cukup menjanjikan karena memiliki potensi jual yang tinggi. Selain itu, konsumennya dari berbagai kalangan yang semua orang membutuhkannya, tanpa memandang kelas sosial. 

Namun, hingga saat ini masih banyak yang bingung bagaimana cara buka toko sembako? Nah, sebelum membuka toko sembako tentukan dahulu lokasinya. Karena sebagai usaha yang berkaitan dengan pemenehuan kehidupan banyak orang, lokasi yang strategis merupakan hal yang sangat perlu diperhatikan agar bisa menjangkau konsumen secara luas.

Berikut ini adalah rekomendasi lokasi ketika ingin membuka toko sembako yang akan membuat toko sembako Anda laris manis:

1. Dalam Area Pasar

Sebagai tempat berkumpulnya konsumen, pasar sudah jelas merupakan salah satu lokasi yang paling strategis untuk aktivitas jual beli sembako. Para pengunjung pasar merupakan calon konsumen yang ingin membeli kebutuhan pokok rumah tangga, termasuk bahan pokok seperti beras, gula, minyak, dan lain sebagainya.

Ketika sudah dikenal banyak orang karena pelayanan dan harganya yang miring, toko sembako Anda yang ada di dalam pasar tersebut tidak perlu lelah berpromosi dalam mengejar konsumen.


2. Kawasan Pemukiman

Tidak ada rumah tangga yang tidak membutuhkan bahan-bahan sembako. Oleh karenanya, kawasan perumahan ataupun pemukiman sangat strategis jika Anda ingin membuka toko sembako di sini.

Konsumen dari kawasan ini adalah mereka-mereka yang malas untuk berpergian ke pasar, dan ingin lebih praktis saja.


3. Kawasan Kuliner atau Warung Makan


Lokasi strategis untuk membuka usaha sembako selanjutnya adalah berada di wilayah warung makan atau usaha kuliner. Mereka yang mengoperasikan usaha kuliner tentu saja membutuhkan suplai beras, gula, minyak goreng, telur, dan bahan lainnya dalam jumlah besar.

Tempat ini bisa dijadikan pilihan bagi mereka karena dengan membeli sembako di wilayah terdekat, mereka akan mendapatkan keuntungan dari minimnya biaya transportasi dan juga ditambah kecepatan dalam mendapatkan suplai bahan pokok kapanpun ketika sedang membutuhkannya.

4. Kawasan Kontrakan atau Kost-Kostan

Selain keperluan rumah tangga, sembako juga dibutuhkan bagi sebagain mereka yang sedang ngontrak mauoun ngekost. Jika di kawasan pemukiman Anda banyak kontrakan dan juga kos-kosan, artinya lokasi tersebut sangatlah baik untuk didirikan toko sembako. Anda bisa menarik sejumlah konsumen yang merupakan anak kost-kostan atau bahkan dari warung makan atau warteg sekitar kawasan Anda.  

Dalam menjalin kerjasama dengan distributor sembako Anda tidak perlu takut dengan keterbatasan modal yang Anda miliki. Anda tetap bisa mengajukan pinjaman modal ke lembaga kuangan bank ataupun lembaga keuangan non bank (LKNB) di wilayah terdekat Anda. Tidak ada salahnya membuka toko sembako kecil-kecilan di depan rumah Anda. Jika Anda mampu mengelola uang dengan baik, tentu saja Anda akan mampu mengembangkannya menjadi lebih besar nantinya.

0 komentar

Post a Comment