25 Ide Usaha Rumahan Tidak Ada Matinya dan Strateginya

Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh kebanyakan orang yang sudah berumah tangga adalah kecilnya pendapatan dan besarnya pengeluaran. Nah, salah satu solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan memulai usaha rumahan (home industry). Meskipun usaha rumahan ini tergolong sebagai usaha kecil, namun kamu sebagai pemilik usaha tetap dapat menjaga keberlangsungan usaha dalam jangka panjang, bahkan tidak mati-mati sampai turun ke generasi selanjutnya, lho.

Usaha rumahan yang tidak ada matinya ini merupakan usaha berskala kecil, dimana tempat pembuatannya berbasis rumahan sabagai tempat produksi. Sehingga tidak perlu biaya untuk membuat  pabrik atau sewa tempat untuk menjalankan usaha. Cukup dengan bahan dan peralatan yang sederhana untuk menghasilkan produk yang siap dijual. 

Nah, kira-kira apa saja sih ide usaha rumahan yang tidak ada matinya? Secara khusus akan dibahas pada penjelasan di bawah ini.



 

Pengertian Usaha Rumahan (Home Industry)


Sebelum mengetahui apa saja ide usaha rumahan yang tidak ada matinya, sebaiknya ketahui pengertian usaha rumahan atau home industry terlebih dahulu. Home industry adalah jenis usaha yang kegiatan produksi dan pemasaran barangnya dipusatkan di rumah atau lingkungan rumah.

Bisnis usaha rumahan ini biasanya dijalankan oleh anggota keluarga ataupun juga kelompok masyarakat sekitarnya, yang menghasilkan produk barang/jasa untuk jumlah konsumsi yang terbatas. Dalam bisnis usaha rumahan, omset yang diperoleh biasanya kecil dengan akses modal dan pemasaran yang terbatas.

Namun jangan khawatir, usaha rumahan ini akan mampu menghasilkan keuntungan yang cukup besar apabila ditekuni dengan telaten. Bahkan usaha rumahan bisa lebih tahan terhadap keadaan perekonomian negara yang tidak menentu. Kamu pun juga dapat membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.


Kelebihan dan Kekurangan Usaha Rumahan


Usaha rumahan mempunyai berbagai kelebihan dalam beberapa hal. Keunggulan usaha rumahan tersebut antara lain sebagai berikut:

a. Fleksibel

Usaha rumahan umumnya dikelola oleh pemiliknya secara langsung sehingga usaha tersebut mampu beraksi lebih cepat terhadap terjadinya perubahan pasar. Dan pemiliknya dapat mengembangkan ide produk dan memanfaatkan kesempatan yang ada di pasar tanpa harus melalui proses birokrasi pendaftaran usaha yang biasanya cukup memakan waktu yang panjang.

b. Lebih efisien dalam pengoperasian

Usaha rumahan dapat beroperasi dengan biaya atau modal dalam jumlah yang relatif kecil. Selain itu, aktivitasnya relatif simpel sehingga manajemennya pun juga fleksibel.

c.  Pelayanan yang prima

Pemilik usaha rumahan memungkinkan untuk memberi pelayanan yang prima. Pemilik usaha rumahan yang sekaligus sebagai managernya, melalui hubungan langsung dengan konsumen, dapat memperoleh umpan balik tentang cara yang baik dalam memenuhi kebutuhan pasarnya.

Sementara itu kekurangan yang biasanya dialami oleh pengelola usaha rumahan dan harus diwaspadai adalah tidak memiliki kecakapan yang tinggi dalam mengelola modal atau uang perusahaan. Hal ini dikarenakan pengelolaan modal usaha yang lemah dapat merusak suatu usaha rumahan, meskipun ide dan perencanaan usahanya sudah baik dan produknya dapat diterima oleh pasar.


25 Ide Usaha Rumahan yang Tidak Ada Matinya



Usaha rumahan mungkin bagi sebagian orang hanya dianggap sebagai bisnis yang tidak akan berkembang menjadi besar. Anggapan tersebut salah besar, karena apabila dijalankan dengan baik, bisa jadi usaha rumahan tersebut akan berubah menjadi usaha skala besar dan tidak mati-mati sampai turun dari generasi ke generasi lho. Buktinya banyak kisah para pengusaha sukses yang berangkat dari usaha rumahan mereka.

Oleh karenanya, berikut ini kami berikan ide-ide usaha rumahan yang mungkin bisa menjadi inspirasi untuk membuka usaha, ya.

1. Usaha rumahan sari kedelai

Usaha susu kedelai cukup potensial  karena konsumennya bisa dari segala usia. Melihat dari banyaknya khasiat dari olahan kedelai, mungkin bisa menjadi alternatif buat kamu untuk membuka usaha sari kedelai di rumah. Kemudian, kamu bisa menjanjakannya di koperasi sekolah, di pasar, atau ke gedung-gedung perkantoran.

Membuka bisnis rumahan ini selain memberi kesempatan bagi kamu untuk mendapatkan banyak keuntungan, juga ikut berupaya meningkatkan pola hidup masyarakat yang sehat.


2. Usaha toko bakery


 

Memulai usaha roti rumahan mungkin terdengar menyenangkan dan memberikan banyak keuntungan.  Apalagi saat ini banyak acara-acara seperti pernikahan, selamatan/kenduri, seminar, dsb yang membutuhkan konsumsi sejenis ini.

Bahkan, saat ini kamu tidak perlu membuka toko bakery secara fisik untuk memulai bisnis. Ketika baru memulai, tidak ada salahnya untuk membuat tiga atau empat jenis produk roti unggulan. Setelah itu, kamu dapat melihat bagaimana respon pasar atas produknya. 

Melalui perkembangan teknologi yang semakin maju, kamu dapat memanfaatkannya dengan memasarkan dan menjual produk rotimu secara online. Bisa dimulai dengan membuat story Whatsapp, membuat akun instagram, blog, dsb. 

Tak hanya itu, jika belum bisa membuka toko fisik, kamu juga dapat menitipkan produk roti ke restoran dan kafe di sekitar.

3. Usaha Pengolahan Tahu dan Tempe

Menggeluti usaha rumahan seperti pengolahan tahu dan tempe di Indonesia memang tak pernah mati.

Meskipun pendapatan yang diperoleh tidak besar, tapi bisa dikatakan usaha ini sangat stabil. Hal ini disebabkan demand atau permintaan produk olahan ini terus tetap tinggi, bahkan ketika ekonomi global sedang kacau, dan harganya mengalami kenaikan.

Umumnya usaha rumahan ini menggunakan alat-alat konvensional. Ada beberapa produsen tahu dan tempe di beberapa perkotaan telah mulai menggunakan beberapa alat yang lebih modern.

4. Usaha frozen food

Bagi kamu yang tinggal di kota, desa berkembang atau kompleks karyawan dan kampus, kamu bisa mencoba usaha rumahan yang satu ini yaitu membuka usaha forzen food.

Berikut ini contoh produk olahan frozen food yang bisa kamu bikin di rumah:

  • Nugget
  • Siomay
  • Cireng
  • Bakpau
  • Sosis, dsb

5.  Usaha Krupuk

Jangan remehkan para pengusaha kerupuk lho, ya. Pernahkah kamu mendengar kisah sepasang suami istri yang mampu naik haji dari hasil usaha rumahan kerupuknya? Mungkin ini kesempatan bagi kamu untuk membuka usaha bisnis krupuk.

Yang menjadi syarat utama agar usaha krupukmu laku keras di pasaran adalah strategi marketing yang dijalankan. Walaupun bisnis kamu berupa usaha rumahan, kamu tetap bisa menerapkan strategi pemasaran dengan serius.

Ada banyak jenis kerupuk yang bisa kamu olah cukup di rumah saja, yaitu seperti.

  • Kerupuk ikan
  • Kerupuk singkong
  • Kerupuk udang
  • Kerupuk jengkol; dsb


6. Usaha Produk Camilan

Untuk yang berminat memanfaatkan produk camilan sebagai ide memulai bisnis, perlu melakukan persiapan terlebih dahulu seperti produk apa yang hendak dibuat dan dijual. Karena produk camilan memiliki begitu banyak ragam dan jenisnya. Bahkan, produk camilan ini dapat dibuat dari satu bahan baku saja namun menghasilkan berbagai macam produk. Contohnya, singkok bisa dibuat menjadi gethuk, keripik, singkong goreng, dsb.

Sebagaimana kita ketahui bersama, penikmat produk camilan tidak hanya berasal dari satu golongan usia saja, tetapi juga berasal dari seluruh lapisan masyarakat. Anak-anak hingga orang tua sangat menggemari produk camilan, baik ketika sedang berkumpul maupun saat sendirian. Maka tidak diragukan lagi apabila usaha rumahan produk camilan ini memiliki peluang bisnis yang sangat menguntungkan.

7. Usaha kue kering

Salah satu peluang usaha rumahan selanjutnya adalah dengan menjalankan bisnis kue kering. Mulai dari nastar, putri salju, kue janda genit, pastel kering isi abon, kue kacang, lidah kucing, semprit, hingga kastengel.

Jangan memaksakan diri membuat banyak ragam kue kering, ini tentu bisa membuat kamu sulit menangani jenis usaha rumahan ini. Namun, bila usaha yang dijalankan sudah bisa berjalan dengan baik dan permintaan akan varian produknya semakin banyak, tidak ada salahnya ajak saudara atau rekan untuk membantu pengembangan ragam produknya.

8. Usaha keripik

Kebanyakan orang suka mengonsumsi keripik. Tentunya, hal ini bisa menjadi peluang usaha yang sayang kamu lewatkan. Apalagi, bahan baku pembuatnya mudah ditemukan di pasar, seperti singkong, kulit lumpia, ubi-ubian, kentang, pare, atau bayam.

Peluang usaha rumahan produksi keripik ini sangat terbuka lebar. Dan keuntungannya lumayan lho!

9. Usaha Plakat

Usaha plakat merupakan salah satu usaha yang bisa dikerjakan di lingkungan rumah. Usaha plakat bergerak di bidang jasa yang dapat memproduksi berbagai macam produk jasa seperti plakat, piala, piagam, seritifikat, id card, name tag, merchandise, dan sebagainya.

Jenis usaha rumahan ini memang tak akan mati. Hal ini karena banyaknya acara dan event yang sering diselenggarakan oleh berbagai pihak. Mulai dari sekolah/kampus, instansi pemerintah, perusahaan, hingga lingkup acara RT.

Setiap kegiatan atau acara tersebut biasanya membutuhkan plakat sebagai tanda kenang-kenangan.

10. Usaha aneka puding

Puding merupakan hidangan pencuci mulut pada setiap jamuan, misalnya saat makan malam ataupun di saat acara atau pesta. Peluang usaha rumahan ini dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan.

Kamu dapat memproduksi aneka jenis puding cup. Mulai dari puding roti, puding santan, puding susu, puding buah, puding coklat dan inovasi kuliner puding lainnya.

11. Usaha tanaman hias

Tidak hanya wanita, sejumlah kaum adam juga banyak yang menyukai tanaman hias. Jenis tanaman hias pun semakin beragam dan masing-masing memiliki penggemar setianya yang jumlahnya tak sedikit. Tak heran, tanaman hias dapat menjadi peluang usaha rumahan yang tidak ada matinya.

Selain dikarenakan hobi, tanaman hias juga menjadi komoditas dengan nilai ekonomi yang cukup tinggi. Oleh karena itu, membuka usaha tanaman hias harus dijalankan dengan manajemen yang benar dan melalui perhitungan akuntansi yang tepat agar mampu menghasilkan keuntungan.

Jika kamu berminat untuk membuka usaha tanaman hias, maka harus belajar strategi bisnis dan manajemen usaha rumahan ini. Dalam menjalankan usaha ini jangan absen untuk mengkalkulasi modal, faktor risiko, pemilihan jenis tanaman yang akan diperdagangkan, dan strategi marketingnya.

12. Usaha minuman kekinian

Minuman kekinian sangat digandrungi banyak remaja, sehingga usaha ini bisa dibuka juga di lingkungan perumahan lho. Apalagi saat ini didukung dengan aplikasi GoFood dan GrabFood yang mendukung pemasaran produk makanan ataupun minuman.

Jadi, jika kamu tertarik untuk memulai usaha baru, bisnis rumahan ini sangat layak dijadikan pertimbangan. Apalagi saat ini sudah tersedia banyak varian minuman kekinian dengan jumlah peminat yang cukup tinggi.

13. Usaha sablon

Usaha sablon sampai saat ini tidak mati lho. Masih banyak sekali pelanggan yang membutuhkan jasa sablon.

Biasanya, usaha sablon akan kebanjiran order saat pemilihan kepala daerah, pileg atau pemilu, atau juga saat ada acara tertentu yang penuh dengan pesan sponsor. Memang untuk membuka usaha rumahan ini dibutuhkan modal yang relatif besar untuk membeli mesin percetakan.

14. Usaha warung makan


 

Usaha rumahan yang menguntungkan dan tidak akan mati adalah usaha warung makan. Benar saja, dengan modal kecil kamu sudah memiliki peluang dan prospek jangka panjang yang bagus. Apalagi jika warung makan yang kamu dirikan berada di dekat pusat perkantoran, kampus, atau tempat publik lainnya.

Baca juga: Perkiraan Modal dan Keuntungan Warung Makan


15. Usaha Laundry

Bila kamu tinggal di daerah pemukiman yang cukup padat penduduknya, maka kamu bisa mencoba usaha rumahan berupa Jasa Laundry Kiloan. Tentu saja, banyak orang yang menginginkan adanya kemudahan dalam segala aktivitas mereka. Maka jasa laundry dan seterika bisa menjadi ide untuk usaha rumahan yang akan kamu bangun nantinya.

16. Usaha Tailor

Sebagian orang lebih menyukai pakaian customized yang dibuat oleh penjahit dibandingkan membeli pakaian yang sudah jadi. Nah, peluang ini memberikan kesempatan bagimu untuk membuka usaha penjahitan. 

Kamu bisa memulainya dengan menerima pesanan untuk jasa jahit pakaian, ataupun sekedar mempermaknya. Selain menjahit pakaian, kamu juga bisa menerima order seragam dinas, seragam sekolah, sprei, sarung bantal, selimut, tas, masker kain, taplak, gorden, dan sebagainya, sehingga usaha rumahan ini semakin lebar.

Peluang usaha tailor ini tidak ada matinya. Selalu memiliki prospek yang bagus pada musim-musim tertentu, seperti pada saat menjelang tahun ajaran baru, menjelang lebaran, atau jika hendak ada acara penting seperti pernikahan.

17. Usaha produk kerajinan tangan

Bagi kamu yang memiliki bakat membuat bermacam jenis kerajinan tangan, bisnis ini juga sangat menguntungkan. Kamu bisa membuat berbagai jenis kerajinan baik dari bahan limbah maupun non-limbah. Beberapa ide produk usaha yang bisa kamu kembangkan adalah produk tas, furniture, kap lampu, tikar, dan lain sebagainya.

18. Bisnis catering aqiqah

Nah, bagi kamu yang tinggal di kota besar yang secara demografis mayoritas penduduknya adalah para pekerja, maka usaha rumahan catering aqiqah adalah sebuah solusi yang sangat diminati. Apalagi bila Masakan kamu terkenal enak dan terjangkau.

Hal yang perlu kamu pastikan adalah memberikan layanan sesuai dengan pesanan konsumen dan sebisa mungkin berikan sesuatu jauh melebihi ekspektasi konsumen. Sehingga mereka akan merekomendasikan usaha cateringmu ke teman atau kerabatnya.

19. Usaha ikan hias



Bagi kamu yang memiliki hobi memelihara ikan hias, tidak ada salahnya untuk mencoba melakukan ternak ikan hias sendiri dan mulai menjualnya sebagai usaha rumahan.

Bahkan tidak hanya ikan hias saja, kamu dapat menjual media peliharaannya juga seperti akuarium, hiasan akuarium dan pakan ikan hiasnya.

20. Usaha Papan Bunga

Usaha papan bunga atau karangan bunga ini sangat menjanjikan, dimana usaha ini bisa kamu awali dari rumah lho. 

Untuk memulainya kamu tidaklah membutuhkan modal yang besar, karena karena bahan baku untuk usaha ini sangat mudah didapatkan.

21. Usaha Percetakan 

Usaha percetakan merupakan salah satu jenis usaha rumahan yang menjanjikan. Terlebih untuk lokasi yang strategis seperti kawasan sekolah/kampus, perkantoran, dan pemerintahan. 

Lokas-lokasi tersebut sangat memiliki potensi yang bagus jika dibuka usaha percetakan. Pengguna jasa percetakan ini biasanya dari kalangan siswa/mahasiswa, para pekerja, dan masyarakat umum

Kamu dapat menyediakan berbagai jasa lainnya seperti laminating, jilid, dan ATK. Kamu juga bisa melengkapinya dengan jaringan internet agar para pelanggan bisa mencari informasi tambahan seperti untuk tugas, makalah, dan bahan penting untuk kegiatan surat-menyurat.

22. Usaha Perternakan


Kebutuhan hewan ternak sekarang ini begitu tinggi. Kamu dapat memelihara hewan ternak mulai dari unggas, kambing, hingga sapi untuk ide usaha rumahan yang akan kamu buka.

Jika diperlukan, kamu bisa melakukan riset pasar dengan cara mencari agen yang mampu menampung hasil peternakan.

23. Usaha Cuci Motor dan Mobil

Bagi pemula dapat memulainya dengan jasa cuci motor terlebih dahulu. Karena peralatan yang dibutuhkan lebih murah jika dibandingkan peralatan untuk cuci mobil.

Usaha yang bisa dimulai dari lingkungan rumah ini terbilang sangat diminati, khususnya di daerah kampus, pasar, dan tempat ramai lainnya. Apalagi hal ini didukung dengan jumlah kendaraan yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Usaha cuci motor dan mobil biasanya kebanjiran pelanggan ketika musim hujan. Walaupun demikian, usaha rumahan yang tidak ada matinya ini tidak ada bedanya dengan hari-hari biasa jika kualitas dan pelayanan yang kamu berikan membuat pelanggan merasa nyaman dan puas.

24. Usaha Souvenir Pernikahan

Peluang usaha souvenir sangat menjanjikan. Kamu bisa mencari ide produk souvenir apa saja yang akan dijual melalui internet. Ketika usaha souvenir kamu terkenal, kamu akan mendapatkan order secara terus menerus dan tidak akan mati.

Gunakan media sosial untuk langkah awal promosi yang kamu lakukan, seperti dengan menggunakan Facebook, Instagram, atau website. Media marketing ini cukup ramai dan dapat dimanfaatkan sebagai media pemasaran.

25. Toko Kelontong

Usaha rumahan toko kelontong sangat cocok jika kamu berada di lokasi yang ramai. Misalnya di wilayah kompleks perumahan, perkantoran, terminal dan berbagai lokasi strategis lainnya.

Strategi Brand Building agar Usaha Rumahan Tidak Mati


Suatu usaha rumahan tentu memerlukan strategi pemasaran yang mampu menarik minat konsumen untuk membeli produknya. Dengan aktivitas promosi tersebut harapannya akan tercipat brand image yang melekat di masyarakat dan berdampak positif terhadap keberlangsungan usaha rumaha tersebut.

Industri rumahan akan dapat berkembang cepat dan tidak mati jika produk yang dibuat dapat menawarkan nilai, manfaat, dan kualitas produk yang baik sebagai suatu diferensiasi produk serta keuletan pemilik usaha. 

Produk usaha rumahan biasanya dijual dan dipasarkan dari rumah ke rumah, di warung-warung kecil, toko oleh-oleh, pasar tradisional, dan sebagainya. Tentunya strategi pemasaran yang akan dijalankan tidak bisa lepas dari proses brand building sebagai langkah awal untuk memasarkan sebuah produk.

Proses brand building menjadi salah satu elemen penting dalam sebuah aktivitas marketing. Diperlukan sebuah langkah-langkah dalam proses brand building ini. Adapun langkah-langkah strategi bulding branding yang bisa dilakukan oleh usaha rumahan agar tidak mati antara lain:

  • Membuat identitas produk seperti merek, logo, dan packaging yang menarik.
  • Memberikan dikson atau potongan harga
  • Memberikan free ongkir untuk wilayah tertentu
  • Memberikan promo Buy X Get X+1 (buy 1 get 2, buy 4 get 5, dan seterusnya)
  • Memberikan rewards berupa gift untuk pelanggan
  • Bagi-bagi kupon promo atau vouchers
  • Memberikan promo tematik pada hari besar nasional

Itulah ulasan mengenai sekumpulan ide-ide usaha rumahan yang tida ada matinya. Usaha rumahan bisa menjadi suatu peluang usaha yang cukup menjanjikan di tengah semakin sempitnya lapangan kerja yang tersedia.

0 komentar

Post a Comment