10 Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia dan Tips Sukses Jadi Eksportir

Author -  Nidaur Rahmah

Melimpahnya sumber daya alam di Indonesia membuat negara ini memiliki cukup beragam komoditas yang bisa diekspor. Para pengusaha memiliki peluang ekspor yang lebar mulai dari hasil laut, pertanian, perkebunan, dan lain sebagainya. Komoditas-komoditas ekspor Indonesia tersebut merupakan aset berharga dan tak tergantikan yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi negara ini.

Dikatakan komoditas ekspor apabila barang-barang tersebut telah mencakup kurang lebih 60 persen dari keseluruhan ekspor Indonesia. Sejalan dengan pertumbuhan ekspor Indonesia yang semakin membaik dalam beberapa tahun belakangan ini, sektor perdagangan ekspor telah berkontribusi secara positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dalam artikel ini, akan dijelaskan tips untuk meraih kesuksesan bisnis ekspor dan daftar sejumlah komoditas ekspor teratas di Indonesia yang saat ini sedang mengalami perkembangan pesat.


Tips Meraih Kesempatan untuk Memulai Bisnis Ekspor


Ada beberapa tujuan ekspor Indonesia ke beberapa negara, yaitu dengan Tiongkok, Amerika Serikat, Jepang, Singapura dan India sebagai yang utama. Nah, setelah mengetahui pangsa pasarnya kamu sebaiknya tentukan dahulu negara mana yang akan menjadi target pasarmu dan produk ekspor apa yang akan dijual. Berikut ini tips selanjutnya agar bisnis ekspormu bisa sukses:

1. Memillih Produk Ekspor yang Menjanjikan dan Tentukan Negara Tujuan Ekspor

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, langkah pertama bagi para calon pengusaha ekspor adalah memilih komoditas yang mau diekspor. 

Secara umum kamu perlu mempelajari bagaimana menganalisa produk tersebut secara detail dari mulai cara penyimpanan produk sampai dengan cara penggunaannya.

Setelah menentukan produk apa yang mau diekspor, selanjutnya kamu harus menetapkan ke mana saja produk tersebut akan diekspor. Caranya adalah dengan mengenal karakter dan budaya masyarakat negara tujuan. Dengan demikian, kamu dapat menganalisis apakah masyarakat di negara tersebut merupakan segmen pasar yang cocok terhadap keberhasilan produkmu.

Semakin akurat segmentasi pasar semakin besar peluang kesuksesan bisnis ekspor yang akan kamu jalankan.

2. Membuat website dan memasukkan katalog ke marketplace internasional

Perkembangan teknologi yang semakin pesat tentu harus dimanfaatkan oleh seorang pengusaha agar tidak kalah dengan kompetitornya. Dua diantaranya adalah dengan cara membuat website company profile/e-commerce dan juga memasukkan katalog produk ke dalam marketplace seperti Amazon.com dan Alibaba.com. 

Kedua platform marketplace tersebut memiliki traffic pengunjung yang tinggi dari seluruh dunia sehingga produkmu akan lebih banyak dilihat oleh calon pelanggan.

Tak hanya itu, kamu juga perlu menjalankan bisnis ekspor dengan menggunakan promosi melalui social media marketing. Kamu perlu menyiapkan sejumlah budget iklan untuk produkmu di platform media sosial terpopuler seperti Instagram, Facebook, dan bahkan TikTok.

Kamu dapat memasang iklan promosi tersebut dengan target yang tepat, misalnya mulai dari target negara tujuan, umur calon pelanggan, kesukaan pelanggan, dan lain sebagainya.

3. Lengkapi Dokumen Ekspor

Tips selanjutnya adalah kamu harus melengkapi dokumen ekspor seperti invoice, packing list dan bill of landing. Dokumen-dokumen tersebut nantinya akan memudahkan produkmu untuk memasuki negara tujuan. 

4. Ikuti Event atau Pameran Produk Ekspor

Agar produkmu lebih dikenal oleh masyarakat luas, kamu juga dapat mengikuti pameran produk ekspor. Dengan mengikuti trade expo tersebut brand awareness maupun brand image produkmu akan semakin bagus dan meningkat. 

Manfaat lainnya adalah kamu akan mendapatkan wawasan atau insight baru, networkmu semakin luas, dan yang tidak kalah penting adalah mendapatkan informasi yang valid tentang regulasi ekspor terkini. Selain itu, keuntungan yang akan kamu dapatkan adalah kamu dengan mudah akan mendapatkan ide ataupun inspirasi mengenai inovasi sebuah produk kedepannya. 


10 Komoditas Ekspor Indonesia Terbanyak


Komoditas ekspor Indonesia adalah produk/barang-barang yang diperdagangkan oleh pelaku usaha Indonesia ke negara tujuan lainnya. Produk/barang-barang ini dapat berupa bahan mentah (raw material) maupun barang sudah jadi (finished goods). Berikut ini adalah 10 komoditas ekspor Indonesia yang paling laku di pasar internasional.


1. Minyak Kelapa Sawit

Via Tempo

Indonesia merupakan negara penghasil dan eksportir minyak sawit terbesar di dunia dengan pangsa pasar sebesar 54% dan USD 26,4 miliar ekspor tahunan. Kemudian disusul oleh negara Malaysia dengan pangsa pasar 34%.

Bahkan saat ini sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Dengan berbagai manfaat dan kegunaannya minyak kelapa sawit merupakan salah satu hasil perkebunan yang banyak dicari di dunia. Minyak tersebut dimanfaatkan sebagai bahan biodesel, produk kebersihan, kosmetik, dan juga sebagai bahan tambahan untuk makanan.

Adapun negara tujuan ekspor minyak kelapa sawit adalah India, China, Malaysia, Pakistan, Bangladesh, Turki, Italia, Rusia, AS, Yordania, Tanzania, Afrika Selatan, Mesir, Jerman, dan Spanyol. 


2. Briket Batubara

Komoditas ekpor unggulan Indonesia selanjutnya adalah bricket batu bara.Indonesia menduduki peringkat kedua di dunia sebagai negara pengekspor batu bara dengan penghasilan USD 11,9 miliar per tahun dan sebesar 18 persen pangsa pasar. Bricekt batu bara ini mencakup 8,5% dari total ekspor negara, cukup besar bukan?

Daerah penghasil batu bara  terbesar umumnya terletak di luar pulau Jawa seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Dengan cadangan batu bara yang cukup melimpah, Indonesia mampu mengeksspor briket batu bara ini ke sejumlah negara seperti  Tiongkok, Jepang, Vietnam, dan Korea Selatan.

3. Gas Petroleum


Indonesia merupakan negara eksportir petroleum terbesar yang menduduki peringkat ketujuh di dunia dengan pangsa pasar sebesar 4,9%. Sementara itu laporan penghasilannya sebesar USD 127 miliar per tahun.

4. Bijih Tembaga

Bijih tembaga merupakan komoditas perdagangan yang penting karena perkembangan peradaban manusia selama ini sangatlah tergantung dari bahan tambang yang satu ini.

Sebagai konduktor listrik dan juga panas tembaga banyak dibutuhkan dalam berbagai industri. Tak ayal jika jenis logam ini banyak dibutuhkan oleh sejumlah negara.

Indonesia termasuk ke dalam negara eksportir terbesar ketiga untuk komoditas  ini. Dengan pangsa pasar mencapai 7,9% Indonesia mampu mengekspor bijih tembaga hingga bernilai USD 44,2 miliar tahunan.


5. Emas

Sebagai salah satu negara penghasil emas terbaik di dunia, Indonesia juga ikut serta turut menjadi negara eksportir emas. 

Hasil penambangan emas di Indonesia mencakup 4% produksi emas di dunia dan dikenal dengan kualitasnya yang terbaik.

6. Kakao

Kakao merupakan salah satu komoditas hasil perkebunan yang bernilai ekonomis tinggi. Kakao dapat tumbuh subur di Indonesia. Sebagai bahan baku pembuat coklat, kakao Indonesia juga diekspor ke berbagai negara seperti Singapura, Thailand, Brasil, Kanada, Jerman, Belanda, Rusia, Swis, Belgia, Inggris, China, India, Jepang, Filipina, Taiwan, Sri Lanka, dan AS.

7. Karet dan Produk Karet

Luasnya perkebunan karet yang dimilikinya menjadikan Indonesia menjadi negara eksportir karet terbaik. Komoditas ekspor Indonesia yang satu ini menyumbang devisa terbesar kedua setelah kelapa sawit

Adapun negara tujuan ekspor karet yaitu ada Jepang, Malaysia, Filipina, Australia, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Belgia, Italia, Belanda, Kanada, Arab Saudi, Mesir, Thailand, Singapura, Hong Kong, Taiwan, Sri Langka, dan Korea Selatan.


8. Tekstil dan Produk Tekstil

Tekstil atau produk konveksi merupakan komoditas ekspor Indonesia yang saat ini semakin pesat pertumbuhannya. Indonesia berhasil menghasilkan produk-produk tekstil terbaik yang kemudian banyak diminati oleh negara lain untuk memenuhi bahan baku industri mode dunia. 

Adapun negara tujuan ekspor tekstil mencakup Singapura, Amerika Serikat, Inggris, Arab Saudi, Sri Lanka, Korea Utara, Nigeria, Kenya, Tunisia, Sudan, Jerman, Panama, Italia, Meksiko, Belanda, Spanyol, Pranci, dan Korea Selatan, .

9. Udang

Sebagai negara maritim, tidak heran jika Indonesia menjadi negara eksportir hasil perikanan, termasuk udang. Udang menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan Indonesia karena udang yang dihasilkan baik dari hasil laut maupun tambak di Indonesia terkenal memiliki kualitas yang baik.

Adapun negara tujuan ekspor udang antara lain adalah Jepang, Hong Kong, China, Amerika, Vietnam, Belgia, Portugal, Inggris, Singapura, Malaysia, Australia, Taiwan, Thailand, Korea Selatan, dan Spanyol. 

10. Kopi

Dengan iklim tropis yang dimiliki, Indonesia mencatatkan diri sebagai salah satu pengekspor kopi terbaik di dunia. Jenis kopi yang diekspor Indonesia termasuk kopi gayo, robusta, dan arabika. Selain itu, ada juga olahan lain seperti kopi luwak. 

Produk kopi tersebut diekspor ke negara Brasil, Spanyol, Italia, Turki, Thailand, Jepang, Mesir, Vietnam, Pakista, Malaysia, Hong Kong, Argentina, Amerika, Inggris, India, Sri Lanka, dan China,.

0 komentar

Post a Comment