Apa itu Gimmick? Ini Strategi Menjalankan Gimmick Marketing dan Contohnya

Gimmick merupakan sebuah trik pemasaran yang dirancang untuk menarik perhatian dan menciptakan minat penonton untuk tertarik pada suatu produk ataupun layanan.

Sederhananya, gimmick menjadi strategi "kebohongan yang direkayasa" sedemikian sehingga mencapai tujuan yang diharapkan oleh pelakunya. Awalnya gimmick digunakan oleh para marketer untuk mencapai target penjualan produk atau layananannya. Namun, kini mulai para selebgram, artis bahkan dunia politik juga menggunakan gimmick untuk mencapai tujuannya.

Apa itu Gimmick?

Marketing gimmick atau gimik adalah salah satu strategi marketing yang sengaja didesain untuk menarik perhatian orang atau penonton.

Gimik menonjolkan kreatifitas untuk menciptakan pesan iklan agar sampai pada konsumen. Di era persaingan bisnis yang semakin ketat persaiangannya ini, gimik hampir bisa dikatakan selalu berhasil menarik perhatian.

Mengapa Gimmick Banyak Digunakan?

Gimik tidak membutuhkan biaya tinggi seperti halnya harus beriklan di media elektronik maupun cetak. Cukup dengan biaya yang rendah, pelaku dapat berhasil menarik perhatian banyak pelanggan potensial.

Lebih dari itu, gimmick marketing yang baik meninggalkan kesan yang kuat dan positif di benak orang-orang tentang brand produk atau layanan yang diiklankan, kesan yang melekat pada otak akan tertanam dalam waktu yang lama.

Dalam arena pemasaran dan penjualan, gimmick marketing ini melesat jauh di luar batas teknik pemasaran yang khas seperti iklan di tv atau iklan cetak.

Lebihnya lagi, gimmick marketing bisa benar-benar nol rupiah (ini gimmick juga ya, hehe) karena kamu juga perlu riset, perlu komputer, internet, atau bahkan kopi untuk menemukan ide dalam pembuatan gimmick marketing. Intinya, gimmick marketing akan bisa menciptakan ketertarikan konsumen pada produk dengan biaya pengeluaran yang minim untuk pembuatannya.

Trik Cara Membuat Gimmick Marketing



Di bawah ini adalah beberapa trik untuk menciptakan gimmick marketing yang bisa berhasil menggaet hati konsumen:

1. Berikan Nama Produk atau Layanan yang Catchy

Berikan nama yang unik, belum ada yang menyamai, mudah diingat, mudah diucapkan, dan mengena. Tips ini tidak khusus untuk gimmick marketing saja, namun secara global cara ini merupakan strategi marketing yang harus dijalankan agar penyebutan ‘nama produk’ tersebut langsung membawa pikiran konsumen terarah pada produk tersebut.

Contoh nama produk atau brand yang cukup catchy adalah: Janji Jiwa, UpNormal, GoJek, dan lain sebagainya.


2. Manfaatkan Kemajuan Teknologi dan Media Sosial

Di zaman seperti sekarang ini penggunaan media sosial untuk menjalankan strategi marketing merupakan sebuah keharusan. Ketika kamu akan melakukan launching produk, sebelumnya kamu bisa endorsement ke selebgram atau artis. Dan kamu juga bisa menggunakan promosi lewat program giveaway ketika produk launching. 

Melalui program givegaway di media sosial tersebut akan mengundang orang-orang untuk berkomentar. Dan dari komentar itu juga yang menjadi bentuk promosi tersendiri bagi brand kamu. Namun ingat, hadiah giveawaynya jangan gimik ya!


3. Beriklan dengan Kreatifitas Tinggi

Kreatifitas memang tidak ada batasnya. Beberapa artis dan selebgram bahkan membuat gimik untuk agar tetap eksis di panggung hiburan. Salah satu contoh gimik yang cukup berhasil adalah memasang baliho di jalan kalau ia sudah wisuda, putus dengan pacarnya, jual rumah dan isinya, dan lain sebagainya.

Dengan beriklan yang cukup fenomenal tersebut akan menjadikan bahan percimbangan di media sosial dan akhirnya berujung viral. Jika sudah viral, biasanya akan diundang oleh stasiun televisi. Akhirnya pelaku tersebut akan semakin terkenal.

Contoh Gimmick Marketing



Contoh gimmick marketing di Indonesia, antara lain “kuota unlimited”, Padahal tidak ada kuota yang benar-benar “tak terbatas”.

Diskon besar-besaran hingga 90% di marketplace atau ecommerce juga gimik, apabila ternyata sebelum didiskon harganya dinaikkan terlebih dulu oleh sellernya.

Hadiah dari promosi iklan marketplace hingga ratusan juta pada event-event tertentu seperti Harbolnas, hari raya, dan sebagainya. Yang ternyata, hadiah tersebut dalam bentuk poin.

Demikian pula penawaran menggiurkan lainnya, yang di bawahnya ada “catatan kecil” berisi “syarat dan ketentuan berlaku”. Itu semua adalah gimmick pemasaran!

0 komentar

Post a comment