Pengertian Komunikasi Organisasi, Tujuan, Gaya Komunikasi, dan Bentuknya

Pada prespektif subjektif komunikasi organisasi adalah perilaku pengorganisasian yang terjadi dan bagaimana pihak-pihak yang terlibat dalam proses itu berhubungan dengan bertukar pikiran dan memberi makna atas interaksi yang terjadi. Sedangkan dalam definisi objektif komunikasi organisasi adalah kegiatan penanganan pesan sebagai suatu alat yang memungkinkan orang beradaptasi dengan lingkungan/organisasi mereka.

Dalam menjalani kehidupan, manusia harus berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya. Artinya proses komunikasi merupakan bagian terpenting dalam kehidupan sosial masyarakat, yang mampu menjalin eksistensi individu maupun dalam bentuk esksistensi organisasi.

Sebagai suatu bentuk kelompok masyarakat, komunikasi dalam organisasi khususnya perusahaan biasanya terjadi dalam dua konteks, yaitu komunikasi yang terjadi di dalam perusahaan dan komunikasi yang terjadi di luar perusahaan. Di dalam sebuah komunikasi organisasi sering mengalami beberapa hambatan yang menyebabkan terjadinya kesalahpahaman sehingga komunikasi tidak berjalan efektif. Dan akibatnya, tujuan organisasi pun sulit untuk dicapai.



Definisi Komunikasi Organisasi

Komunikasi organisasi adalah suatu proses pertukaran informasi diantara orang-orang yang terlibat di dalam suatu organisasi.

Dalam suatu organisasi, kita mengenal dengan adanya struktur organisasi. Dalam struktur organisasi tersebut terdapat unit-unit organisasi. Nah, unit komunikasi organisasi adalah hubugan antara orang-orang dalam jabatan-jabatan (posisi-posisi) yang berada dalam organisasi tersebut. 

Gambar di bawah ini akan menunjukkan bahwa di dalam komunikasi organisasi seseorang sebagai lingkaran yang berada dalam jabatan segi empat. Orang tersebut diasosiasikan oleh jabatan tersebut, menciptakan suatu lingkaran yang lebih sesuai dengan keadaan jabatan tersebut, pada saat yang sama jabatan tersebut dipersonalisasikan, menghasilkan suatu figur atau gambar yang sesuai dengan keadaan tersebut.



Adapun garis-garis yang ada di atas menunjukkan bahwa hubungan-hubungan tersebut bersifat mengalir alami; hubungan-hubungan itu juga menunjukkan bahwa struktur organisasi bersifat luwes dan mungkin saja berubah sebagai respon terhadap adanya kekuatan-kekuatan lingkungan internal dan juga eksternal, seperti contohnya pimpinan melakukan perombakan terhadap susunan struktur organisasi tersebut secara resmi. 


Tujuan Komunikasi Organisasi

Tujuan komunikasi organisasi adalah untuk memudahkan dan melancarkan jalannya organisasi sehingga tindakan atau kebijakan yang diambil dapat mengarahkan kesejahteraan perusahaan dan karyawannya. Untuk lebih detailnya tujuan komunikasi organisasi adalah sebaga berikut:

1. Menyatakan pikiran, pandangan dan pendapat

Dengan adanya komunikasi, orang-orang yang terlibat di dalamnya dapat menyampaikan pikiran, pandangan, dan pendapatnya sehubungan dengan tugas dan fungsi yang mereka lakukan.

2. Membagikan informasi

Dengan adanya komunikasi, orang-orang yang teribat di dalamnya dapat membagikan informasi dan memaknainya dengan sama atas visi, misi, dan tujuan organisasi.

3. Menyatakan perasaan dan emosi

Dengan adanya komunikasi, orang-orang yang terlibat di dalamnya dapat bertukar pikiran atas perasaan dan emosinya yang berkaitan dengan tindakan atau kebijakan yang diambil perusahaan.

4. Melakukan koordinasi

Dengan adanya komunikasi, orang-orang yang terlibat di dalamnya bisa saling berkoordinasi atas tugas dan fungsinya dalam sebuah organisasi. Organisasi tanpa koordinasi dan organisasi tanpa komunikasi akan menjadikan fungsi internal tidak akan berjalan. Hal tersebut hanya akan menampilkan aspek individual dan bukan menggambarkan aspek kerja sama yang seharusnya ada dalam sebuah organisasi.



Gaya Komunikasi dalam Organisasi

Gaya komunikasi dalam sebuah organisasi adalah cara penyampaian yang digunakan oleh pemimpin dan anggota organisasi. Gaya yang digunakan dalam berkomunikasi bisa dalam bentuk verbal yang berupa kata-kata atau nonverbal berupa vokalik, bahasa badan, penyesuaian waktu, ruang, dan jarak dalam berkomunikasi. Pengalaman seseorang dalam berkomunikasi akan berpengaruh terhadap proses komunikasi, termasuk dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara satu dengan yang lainnya.

Gaya komunikasi yang efektif dalam sebuah organisasi adalah penyampaian pesan atau informasi yang dapat memberikan motivasi kerja pada pekerjanya. Gaya komunikasi yang sebaiknya digunakan oleh top manager yang berpengaruh besar terhadap organisasinya sangat tergantung pada kondisi anggota organisasi itu sendiri. Pada dasarnya tidak semua gaya komunikasi yang dipakai akan memiliki kecocokan untuk semua kondisi. 

Dengan mengetahui kondisi nyata karyawan, seorang pemimpin dapat memilih gaya komunikasi yang paling tepat, dimana gaya komunikasi yang paling tepat yaitu gaya komunikasi yang mampu memaksimalkan kinerja anggotanya, dan mudah dalam menyesuaikan dengan segala situasi dalam organisasi.

Baca juga: Jenis-Jenis Gaya Kepemimpinan dan Indikator Gaya Kepemimpinan yang Efektif


Bentuk Komunikasi Organisasi


A. Komunikasi Internal

Komunikasi internal adalah bentuk komunikasi yang terjadi dalam unit-unit, anggota di dalam internal suatu organisasi. Komunikasi internal dapat dibagi menjadi dua, yaitu :

1. Komunikasi Personal

Komunikasi personal merupakan komunikasi yang berlangsung dan diakukan antara individu dengan individu lainnya. Biasanya komunikasi ini dilakukan dengan tatap muka secara langsung atau dengan berbantuan media elektronik.

2. Komunikasi Kelompok

Komunikasi kelompok merupakan komunikasi yang berlangsung antara individu atau anggota organisasi dengan suatu kelompok/divisi atau tim kerja tertentu.

B. Komunikasi Eksternal

Komunikasi eksternal adalah bentuk komunikasi yang terjadi antara anggota yang mewakili organisasi dengan khalayak yang bukan dari bagian organisasi. Komunikasi eksternal ini dibagi menjadi dua yaitu komunikasi dari organisasi kepada khalayak dan sebaliknya komunikasi dari khalayak kepada organisasi.

Yang dimaksud khalayak di sini adalah ;

  • Pers Relation (Relasi publik).
  • Goverment Relation (Relasi pemerintahan).
  • Comunity Relation (Relasi komunitas).
  • Supplier Relation (Relasi pengirim pesan).
  • Customer Relation (Relasi penerima pesan).


Sekian penjelasan mengenai komunikasi organisasi. Komunikasi organisasi adalah aktivitas dasar yang berlangsung sejak organisasi tersebut dibangun oleh para tokohnya. Dengan adanya komunikasi yang baik maka suatu organisasi akan mampu  berjalan dengan lancar dan mensejahterakan anggotanya. Namun, sebaliknya apabila kurang atau tidak adanya komunikasi maka organisasi dapat berhenti atau berantakan. 

0 komentar

Post a Comment