Mengenal Kain Furing, Fungsi, Jenis, Keunggulan, dan Harganya

Berbicara mengenai kain, ada beragam jenis kain yang bisa Anda gunakan untuk membuat baju yang indah. Salah satu jenis bahan kain yang kerap digunakan untuk mempercantik penampilan adalah kain furing yang memiliki karakteristik cukup unik dibandingkan dengan bahan lainnya.

Sering juga disebut sebagai lining, furing sangat familiar di kalangan kaum hawa. Pasalnya bahan ini sangat cocok dikombinasikan dengan brokat sehingga menimbulkan kesan elegan dan mewah. Ingin tahu lebih lanjut mengenai bahan furing? Simak terus ulasan lengkap di bawah ini.



Deskripsi Kain Furing

Furing merupakan bahan tambahan yang digunakan untuk melapisi bagian dalam dari bahan lain. Kain jenis ini memiliki karakteristik yang cukup unik yaitu terlihat jatuh dan berkilau pada salah satu sisinya. Karenanya, wajar jika bahan furing mampu memberikan kesan mewah pada pakaian Anda.

Meskipun lebih sering digunakan sebagai pelapis pakaian, tidak jarang furing digunakan seperti bahan lainnya. Terutama untuk bahan furing dengan kualitas yang baik dan cukup tebal, maka tidak masalah untuk menjadikannya sebagai bahan kombinasi dan bukan pelapis.

Selain jatuh dan berkilau pada salah satu sisi, karakteristik lain dari bahan furing adalah sejuk di kulit. Meskipun faktor ini tergantung jenis dan bahan, mayoritas furing yang berkualitas akan terasa sejuk di kulit dan tidak berat ketika digunakan untuk beraktivitas.

Fungsi Kain Furing

Pada dasarnya bahan furing berfungsi untuk melapisi bagian dalam pakaian seperti brokat, jaket parasut, dan masih banyak lagi. Selain menambah kenyamanan, kain ini juga bisa memperindah tampilan busana Anda. Masih ada berbagai fungsi lain yang ditawarkan oleh furing, yaitu:

1. Memberikan Kesan Sopan nan Mewah

Ketika dikombinasikan dengan kain brokat, furing bisa menambah kesan mewah. Karakteristiknya yang berkilau memberikan efek glamor, apalagi jika Anda bisa memilih perpaduan warna yang tepat. Yang tak kalah penting, furing membuat baju brokat Anda lebih sopan karena tidak memperlihatkan kulit.

2. Menonjolkan Motif Brokat

Kain pelapis dalam juga berfungsi menonjolkan motif pada kain brokat. Dengan dilapisi oleh kain pada bagian dalam, brokat tidak terkesan berlubang. Apalagi jika Anda pandai dalam menentukan warna yang tepat, alhasil busana akan terlihat semakin menawan.

3. Memberikan Rasa Nyaman

Umumnya kain brokat terasa kasar dan gatal saat digunakan. Demi melindungi kulit Anda dari gesekan, kain pelapis digunakan untuk memberikan rasa nyaman. Pilih bahan furing yang lembut dan ringan sehingga pakaian nyaman digunakan meskipun dalam waktu lama.

4. Menyerap Keringat

Fungsi kain pelapis yang tak kalah penting adalah untuk menyerap keringat. Agar keringat tidak langsung mengenai brokat, Anda bisa menambahkan bahan furing yang terbuat dari bahan yang mampu menyerap keringat serta tidak panas saat dipakai.

Jenis Kain Furing

Ada beberapa jenis kain furing yang bisa digunakan sebagai pelapis dalam pakaian. Setiap jenis furing mempunyai karakteristik yang berbeda dan dipakai untuk tujuan yang berbeda pula. Misalnya furing untuk brokat tentunya berbeda dengan furing yang digunakan untuk jaket maupun jas.

Berikut ini beberapa jenis furing yang perlu Anda ketahui:

1. Satin Silk




Bahan satin sutra menjadi salah satu jenis furing yang paling cocok digunakan untuk melapisi kain brokat. Bahan ini mempunyai tekstur yang lembut, glossy, dan nampak jatuh. Satin sutra terbuat dari bahan serat sintetis yang menyerupai kain sutra.

2. Arrow



Kain arrow/hero merupakan bahan yang cukup nyaman digunakan sebagai pelapis dalam karena terbuat dari serat katun. Bahan ini memiliki ciri khas yaitu bertekstur lembut dan sedikit berbulu. Dibandingkan dengan furing lain, arrow dibanderol dengan harga sedikit lebih mahal.

3. Asahi


Kain sintetis ini dibuat dengan teknik silang polos sehingga mempunyai ciri khas agak tipis dan sedikit glossy. Asahi menjadi salah satu favorit kain pelapis karena bahannya yang ringan serta harganya yang murah.

4. Abutai


Abutai berbahan dasar polyester sehingga mempunyai karakteristik yang ringan dan tipis. Bahan ini sering digunakan sebagai pelapis tas maupun jaket karena memiliki sifat cenderung panas. Menariknya, saat ini kain abutai juga digunakan sebagai bahan dasar mukena traveling karena ringkas.

5. SPTI




SPTI adalah salah satu jenis furing yang cenderung tebal. Bahan ini kerap digunakan sebagai bahan pelapis jas karena memberikan rasa hangat ketika dipakai. Kain ini juga menawarkan kesan mewah dan eksklusif pada pakaian Anda. 

Kelebihan dan Kekurangan Kain Furing

Furing sebagai pelapis dalam mempunyai beragam kelebihan dan kekurangan. Bahan tambahan ini mampu membuat busana terasa nyaman dan terlihat lebih indah. Namun di sisi lain, ada pula sejumlah kekurangan yang patut untuk dipertimbangkan. Berikut daftar kelebihan dan kekurangan kain pelapis.

Kelebihan:

  • Membuat pakaian tidak transparan.
  • Mengurangi rasa panas, terutama untuk bahan seperti brokat atau jaket.
  • Membantu menyerap keringat.
  • Mengurangi penampakan lekuk tubuh.
  • Memberikan kesan mewah dan rapi pada pakaian.
  • Membuat pakaian mudah dikenakan dan dilepas.

Kekurangan:

  • Membutuhkan dana ekstra untuk membeli furing.
  • Jika jahitan kurang rapi, furing membuat badan terlihat lebih gendut.
  • Beberapa jenis furing terasa panas ketika dipakai.
  • Butuh waktu dan tenaga ekstra untuk menyetrika.

Harga Kain Furing

Harga kain pelapis sangat beragam tergantung jenisnya. Furing arrow cenderung lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis kain furing lainnya. Furing arrow dibanderol dengan harga sekitar Rp 17.000. Sedangkan bahan furing hero berada pada kisaran Rp 13.000.

Untuk furing yang lebih ringan dan tipis, Anda bisa mendapatkannya dengan harga lebih murah. Sebagai contoh, furing abutai biasa dijual dengan harga sekitar Rp 9.000 per meter. Beberapa jenis abutai dengan lebar 1,5 berada pada kisaran Rp 13.000.

Furing asahi yang ringan dan tipis juga dibanderol dengan harga terjangkau. Anda hanya perlu mengeluarkan dana sebesar Rp 4.000 hingga Rp 7.000 per meter untuk mendapatkan furing yang satu ini.

Meskipun memberikan kesan mewah, furing SPTI dijual dengan harga yang sangat miring. Untuk satu meter furing SPTI, Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 6.000 saja.

Setelah mengetahui lebih dalam mengenai kain furing, Anda bisa menentukan pilihan dengan lebih mudah. Gunakan jenis kain yang paling sesuai dengan busana yang ingin dikenakan sehingga penampilan Anda terlihat lebih paripurna.

0 komentar

Post a Comment