Yuk Cari Tahu Karakteristik Perusahaan Jasa, Jenis, dan Contohnya

Selain perusahaan manufaktur, kita juga mengenal dengan adanya perusahaan jasa dan perusahaan dagang. Sebelumnya telah dijelaskan mengenai apa itu perusahaan manufaktur dan contohnya. Nah, sekarang saatnya mengenal apa itu perusahaan jasa dan karakteristiknya.

Untuk memudahkan pemahaman, akan kami uraikan ciri-cirinya, jenis dan contoh perusahaan jasa yang ada di Indonesia baik yang milik BUMN maupun BUMS pada artikel di bawah ini.


Apa itu Perusahaan Jasa?

Perusahaan Jasa adalah entitas bisnis yang menjalankan proses atau pelaksanaan produksinya menghasilkan produk tidak berwujud, namun tetap dapat menerima keuntungan atau laba atas jasa yang diberikannya.

Meskipun jasa menghasilkan sebuah layanan yang dalam hal ini disebut produk tidak berwujud, namun untuk proses menghasilkan produk/layanan tersebut perusahaan jasa tetap membutuhkan produk berwujud. Ilustrasinya seperti ini, sebuah bengkel sepeda motor atau mobil yang memberikan layanan jasa perbaikan atau service tetap membutuhkan peralatan bengkel dan juga sparepart untuk mengerjakan pekerjaannya.


Karakteristik Perusahaan Jasa


Sebelum mengenal contoh-contoh perusahaan jasa di Indonesia baik yang milik BUMN maupun swasta, sebaiknya ketahui terlebih dahulu apa saja ciri-ciri dari perusahaan jasa. Adapun karakteristik perusahaan jasa adalah:

1. Produk/Layanan Intangible (tidak berwujud)

Layanan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan mempunyai sifat tidak berwujud, tidak dapat dirasakan dan dinikmati sebelum konsumen membayar fee atas layanan tersebut. Untuk mencapai kepuasan, konsumen akan mencaritahu terlebih dahulu kualitas layanan pemberi jasa tersebut dari kondisi tempat, orang, pegawai, peralatan, teknologi, dan harga yang mereka lihat.

2. Interaksi antara Konsumen dan Penyedia Jasa Bersifat Inseparability (tidak dapat dipisahkan)

Artinya layanan diproduksi (dihasilkan) dan dirasakan pada waktu bersamaan, di mana konsuman juga hadir saat suatu jasa dilakukan, interaksi penyedia-konsuman merupakan ciri khusus dari sebuah layanan jasa.

3. Variability (bervariasi)

Perusahaan Jasa sangat beragam jenisnya,  tergantung dari siapa yang menghasilkan jasa, kapan, dan di mana jasa tersebut diberikan.

4. Produk Jasa yang Dihasilkan Bersifat Perishability (tidak tahan lama)

Artinya hasil dari proses produk, yaitu layanannya, tidak dapat disimpan atau dijual kembali. Sebagai contoh, Pak Aryo seorang pengguna atau pelanggan Kereta Api melakukan pemesanan pada tanggal 20 Juni 2021 untuk keberangkatan dari Surabaya ke Jakarta. Dan jadwal dari kereta tersebut adalah pukul 06.00 WIB, Pak Aryo akan gagal berangkat ketika sampai di stasiun melebihi jam 06.00 WIB.

Jenis Perusahaan Jasa dan Contohnya


Adapun jenis dan contoh perusahaan jasa adalah sebagai berikut ini.
 
1. Perusahaan Jasa Bidang Outsourcing
 
Perusahaan outsourcing atau alih daya merupakan perusahaan yang menyediakan tenaga kerja seperti security dan cleaning service (CS) untuk perusahaan klien.
 
Sebagai contoh perusahaan jasa bidang outsourcing adalah PT Artha Kreasi Utama (AKU), ISS, KPSG, Bhaktiservices.com, dan lain sebagainya.
 
2. Perusahaan Bidang Jasa Keuangan


 


Perusahaan bidang jasa keuangan dapat berupa lembaga keuangan perbankan dan lembaga keuangan non bank (LKNB). Perusahaan-perusahaan tersebut memberikan pelayanan berupa jasa untuk membantu masyarakat dalam hal pengelolaan finansial, termasuk membantu masyarakat dalam menyimpan dan menginvestasikan uang mereka.

Berikut ini contoh perusahaan bidang jasa keuangan :

  • Bank Konvensional atau Syariah
Bank adalah lembaga keuangan yang memiliki fungsi untuk menhimpun dan menyalurkan dana masyarakat. Sebagai contoh bank milik BUMN adalah Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Syariah Indonesia (BSI). Sedangkan bank milik swasta contohnya adalah BCA, Danamon, Bank Muamalat, dan lain sebagainya.

  • Pegadaian Konvensional atau Syariah
Pegadaian merupakan termasuk juga perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa keuangan. Pegadaian memiliki fungsi mengadakan pembiayaan serta menyediakan berbagai jenis jasa lain, seperti tabungan emas Pegadaian, gadai efek, layanan pembayaran PDAM listrik dan internet, dan lain sebagainya. 
 
Contoh milik BUMN: Pegadaian dan Pegadaian Syariah

  • Perusahaan Asuransi Konvensional atau Syariah
Perusahaan asuransi adalah perusahaan yang menyediakan layanan jasa pertanggungan risiko sesuai dengan perjanjian dengan nasabah atau pemegang polis. Sebagai contoh milik swasta adalah Takaful. Sementara itu perusahaan jasa asuransi milik BUMN contohnya ada PT Jasa Raharja, PT Taspen, BPJS Kesehatan, dan lain sebagainya.

 
3. Perusahaan Jasa Perhotelan
 
Hotel merupakan suatu perusahaan yang bergerak pada bidang jasa penginapan dan juga food and beverage (F&B). Pelayanan tersebut meliputi layanan kamar 24 jam, restoran, meeting room, dan fasilitas lainnya.

Jasa perhotelan tidak hanya dimiliki oleh pihak swasta saja, akan tetapi beberapa BUMN juga memiliki anak perusahaan yang bergerang di bidang usaha ini. Misalnya hotel yang dimiliki oleh anak perusahaan PT PANN (Persero), PT Pertamina, Garuda, Angkasa Pura, dan lain sebagainya.

 
 
4. Perusahaan Bidang Jasa Pos dan Telekomunikasi


 
Cakupan dari jenis perusahaan jasa ini sangatlah luas, mulai dari jasa operator seluler, pengiriman barang, dan lain sebagainya.

Berikut ini contoh perusahaan bidang jasa pos dan telekomunikasi yang harus kamu ketahui:

  • Perusahaan operator jaringan seluler
Sebuah ponsel tanpa kartu SIM ibarat badan tanpa nyawa, alias tidak memiliki fungsi. Di sinilah peran perusahaan operator jaringan seluler, mereka menyediakan layanan jasa telekomunikasi berupa pulsa dan kuota internet.
 
Sebagai contoh perusahaan operator seluler milik BUMN adalah PT Telkomsel. Sementara itu perusahaan swasta semisal PT Indosat Ooredoo (Indosat), PT XL Axiata Tbk (XL), PT Smartfren Telecom Tbk (Smartfren).
 
  • Perusahaan bidang jasa kurir
Perusahaan ini menyelenggarakan kegiatan pengiriman barang sesuai dengan alamat yang dituju.Contoh perusahaan milik BUMN yang menyediakan jasa pengiriman barang adalah PT Pos Indonesia, sedangkan perusahaan jasa bidang kurir milik swasta: JNE, TIKI, J&T, SiCepat, Pandu Logistics, dan lain sebagainya.


5. Perusahaan Jasa Bidang Transportasi


 

Perusahaan ini menyediakan layanan transportasi massal kepada masyarakat baik mulai dari jasa transportasi darat, laut, hingga udara. Bahkan, saat ini telah berkembang perusahaan jasa transportasi online.

Adapun contoh perusahaan jasa yang bergerak di bidang transportasi adalah:

  • Perusahaan transportasi jalur darat

Perusahaan yang memanfaatkan infrastruktur jalan darat untuk pengoperasian armadanya adalah PT KAI, Blue Bird Group (TAXI), dan lain sebagainya

  • Perusahaan transportasi jalur laut
Perusahaan yang melayani penyeberangan antar pulau maupun negara lewat jalur laut. Sebagai contoh, ada PELNI yang menjual tiket kapal laut, PT ASDP Indonesia Ferry, dan lain sebagainya.

  • Perusahaan transportasi jalur udara
Sesuai dengan namanya, perusahaan ini berhubungan dengan sektor penerbangan dan kedirgantaraan.  Contoh perusahaan jasa transportasi jalur udara adalah PT Citilink, PT AirAsia Indonesia Tbk, PT Garuda Indonesia, dan lain sebagainya.
 
  • Perusahaan jasa transportasi online
Jasa transportasi online kini tidak hanya menyediakan layanan transportasi saja, melainkan telah berkembang ke dunia fintech dan juga layanan antar makanan. Misalnya, Gojek, Grab, dan lain sebagainya.
 

6. Perusahaan Jasa Bidang Kesehatan


 
Fasilitas layanan kesehatan dibutuhkan di setiap daerah, dimanapun dan kapanpun. Oleh karenanya, layanan ini haruslah 24 jam.
 
Contoh dari perusahaan yang memberikan layanan jasa kesehatan adalah puskesmas dan rumah sakit. Puskesmas umumnya ditempatkan pada tiap kecamatan yang memberikan upaya pelayanan kesehatan berupa tindakan preventif atau pencegahan. Sementara itu puskesmas umumnya memiliki skala tingkat kabupaten dan memberikan layanan kuratif atau penyembuhan.


7. Perusahaan Jasa Bidang Pendidikan


Lembaga pendidikan tergolong juga lembaga yang memberikan layanan jasa, yaitu berupa pendidikan dan pengajaran. Sebagai contoh dari perusahaan yang bergerak di bidang jasa pendidikan adalah lembaga bimbingan belajar atau Bimbel baik offline maupun online.
 
8. Perusahaan Jasa Penyedia Hosting
 
Perusahaan penyedia jasa hosting adalah perusahaan yang menyediakan layanan jual beli paket hosting, yaitu berupa sebuah wadah untuk menempatkan website client ke server. Web host tersebut akan menyimpan semua file, aset, dan database pada server. Ketika seorang user mengetikkan nama domain pada browser, host akan mentransfer semua file yang dibutuhkan untuk menyelesaikan request dari user tersebut.
 
Sebagai contoh perusahaan jasa penyedia hosting adalah Niagahoster, Hostinger, dan lain sebagainya.
 
9. Perusahaan Jasa Konstruksi 
 
Merupakan perusahaan yang menjalankan layanan jasa pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang meliputi rangkaian kegiatan atau bagian-bagian dari kegiatan mulai dari konsultasi konstruksi, seperti pengkajian, perencanaan, penyiapan lapangan, penyelenggaraan konstruksi, pengawasan, sampai dengan penyerahan akhir hasil pekerjaan konstruksi.
 
Sebagai contoh PT Wijaya Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero), Adhi Karya (Persero), PT Hutama Karya, dan lain sebagainya.
 

Perbedaan Perusahaan Jasa dan Perusahaan Dagang

 
Ditinjau dari produk dan layanannya, maka perusahaan jasa memberikan jasa kepada konsumen atau nasabah yang memerlukan, dengan kegiatan berupa layanan dalam bentuk jasa untuk tujuan memperoleh laba atau keuntungan yang ditetapkan. 
 
Sedangkan perusahaan dagang adalah melakukan transaksi pembelian barang dagang dengan tujuan untuk dijual kembali kepada agen atau end user (konsumen akhir). Perusahaan dagang memiliki kewenangan untuk mengelola barang kulakannya, dalam batas pada packaging atau pengemasan supaya barang tersebut menjadi lebih menarik.

Itulah ulasan mengenai jenis perusahaan jasa dan contohnya masing-masing. Selain dari pola perusahaan jasa tersebut di atas, masih cukup banyak jenis perusahaan jasa lainnya yang dapat kamu temukan di daerah sekitarmu. Perusahaan jasa saat ini hendaknya benar-benar memanfaatkan layanan yang berkualitas untuk dapat unggul dalam persaingan, sebab sekarang ini banyak sekali perusahaan jasa sejenis yang menawarkan produk dengan kualitas yang menjanjikan, sehingga konsumen sangat selektif dalam  menentukan pilihan.

0 komentar

Post a Comment