Aneka Contoh Ekonomi Kreatif di Berbagai Belahan Dunia

Author -  Nidaur Rahmah

Telah terjadi beberapa kali pergeseran orientasi gelombang ekonomi dalam sejarah manusia. Gelombang ekonomi pertama kali yang muncul adalah era ekonomi pertanian kemudian berlanjut era industrialisasi, setelah itu terbentuk era ekonomi kreatif. Untuk kamu yang ingin mendapatkan ide usaha di era seperti sekarang ini, sebaiknya baca-baca ide atau contoh ekonomi kreatif dari berbagai belahan dunia yang akan kami jelaskan pada postingan di bawah.

Sejumlah negara di dunia mulai menyadari bahwa saat ini tidak bisa hanya bergantung pada bidang industri sebagai sumber ekonomi di negaranya tetapi mereka harus lebih mengandalkan dunia ekonomi kreatif dengan mengandalkan sumber daya manusia yang kreatif. Hal ini dikarenakan dengan kreativitasnya itu menjadi modal dasar untuk menciptakan inovasi dalam menghadapi daya saing atau kompetisi pasar yang semakin besar.



Contoh Ekonomi Kreatif di Berbagai Belahan Dunia

Saat ini ekonomi kreatif memainkan peran signifikan di sejumlah negara. Inggris bisa disebut sebagai negara percontohan yang mampu mengembangkan industri kreatif dan ekonomi kreatif. 

Industri dan ekonomi kreatif di Inggris pertama kali diawali pada tahun 1997 saat pemerintahan PM Tony Blair. Pengembangan industri dan ekonomi kreatif tersebut selanjutnya dirumuskan dan dirancang pada dokumen Creative Industries-Mapping Document 1998 yang diterbitkan oleh Department for Culture, Media, and Sport (DCMS), kementerian yang menangani industri kreatif di Inggris.

Dalam dokumennya dijelaskan bahwa terdapat 13 area aktivitas industri dan ekonomi kreatif yang harus dikembangkan, yaitu (1) periklanan, (2) arsitektur, (3) seni dan antik, kerajinan, (4) desain, (5) fesyen, (6) film, (7) software hiburan interaktif, (8) musik, (9) penerbitan, (10) seni pertunjukan, (11) (12) software, dan (13) televisi dan radio. 

Sejumlah ekonomi kreatif di Inggris tersebut kemudian telah berkembang pesat dan mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakatnya. 

Di Korea Selatan, sejak tahun 2007 industri dan ekonomi kreatif telah menjadi motor penggerak perekonomian di negaranya. Sebagai contoh yang paling populer adalah industri video game dan Korean Wave. Industri video game tersebut telah menjadi sektor ekonomi terpenting, bahkan laku keras di luar negara Korea Selatan.

Sementara itu Hallyu/Korean Wave atau Gelombang Korea merupakan istilah yang menunjukan tersebarnya budaya K-Pop secara global di berbagai negara di dunia. Mungkin tidak asing bagi kamu ketika melihat video trending di YouTube yang muncul adalah music K-Pop. Selain music K-Pop ada juga fenomena hiburan Korea lain seperti drama korea (Drakor, dan filmnya.

Di Indonesia sendiri ekonomi kreatif mulai dilirik tidak hanya oleh perusahaan BUMN, namun pihak swasta juga ikut bekerja keras untuk menangkap peluang tersebut. Hal ini dikarenakan industri ini sangat menjanjikan untuk jangka waktu yang panjang.

Baca juga: Hubungan Ekonomi Kreatif dan Industri Kreatif

Kuliner, termasuk sektor industri kreatif lho


Sebagai contoh ekonomi kreatif  yang telah berkembang  di Indonesia dapat diklasifikasikan ke dalam 15 sektor industri kreatif , yaitu:sebagai berikut:

(1) periklanan; (2) desain; (3) seni rupa; (4) seni pertunjukan; (5) film, video, dan fotografi; (6) kuliner,(7) kerajinan; (8) mode atau fashion; (9) musik; (10) penerbitan; (11) permainan interaktif (game); (12) arsitektur; (13) penelitian dan pengembangan (RnD); (14) teknologi informasi; dan (15) televisi dan radio.

Dari kelima belas sektor tersebut dapat dibagi menjadi dua, yaitu industri kreatif yang masih membutuhkan input yang berwujud (tangible-based) dalam memproduksi karyanya, dan industri kreatif yang sepenuhnya menggunakan input produksi tidak berwujud (intangible-based). Pengklasifikasiannya seperti tertera dalam tabel di bawah ini.


Klasifikasi Industri Kreatif

Tidak Berwujud

1. Seni Pertunjukan
2. Film, Video dan Fotografi
3. Musik
4. Periklanan
5. TV & Radio
6. Desain
7. Permainan Interaktif
8. Teknologi Informasi

Berwujud

1. Arsitektur
2. Penelitian dan Pengembangan
3. Penerbitan
4. Seni Rupa
5. Kuliner
6. Mode
7. Kerajinan




















Ekslusif: Contoh Ekonomi Kreatif di Indonesia Berdasarkan Tiap Sektornya



Untuk dapat mengembangkan industri dan ekonomi kreatif secara optimal, kamu sebaiknya mengetahui contoh-contoh ekonomi kreatif yang sangat potensial untuk dikembangan di Indonesia dengan peta industri dari setiap subsektor seperti pada tabel di bawah. 
 

No.

Jenis Industri Kreatif

Contoh

1.

Periklanan

Contoh ekonomi kreatif yang bisa dikerjakan dalam dunia industri periklanan adalah komunikasi komunikasi periklanan dengan menggunakan media dan sasaran tertentu. Misalnya, tampilan periklanan berupa iklan media cetak (surat kabar dan majalah) dan elektronik (televisi dan radio), pemasangan berbagai poster dan gambar, penyebaran selebaran, pamflet, edaran, brosur dan media reklame, serta penyewaan kolom untuk iklan pada media sosial dan situs website.

2.

Arsitektur

Contoh usaha kreatif bidang arsitektur adalah berupa desain bangunan secara menyeluruh, mulai dari level mikro (detail konstruksi) sampai level makro (town planning, urban design, landscape architecture). Misalnya arsitektur perencanaan kota, taman kota, perencanaan biaya konstruksi, pengawasan konstruksi, termasuk konsultasi kegiatan teknik dan rekayasa seperti rekayasa mekanika dan elektrikal (ME).

3.

Pasar Barang Seni

Contoh bisnis kreatif yang berkaitan dengan perdagangan barang­-barang seni adalah barang asli, unik dan langka serta memiliki nilai estetika seni dan sejarah yang tinggi melalui lelang, galeri, toko, pasar swalayan dan internet, meliputi barang barang musik, kerajinan, dan film yang berbau vintage karya orang-orang terkenal.

4.

Kerajinan

Usaha ekonomi kreatif ini adalah yang berkaitan dengan produk kreasi, produksi dan distribusi produk yang dibuat oleh pengrajin dengan memanfaatkan bahan baku yang telah ada. Misalnya, produk kerajinan yang terbuat dari bahan lunak dan bahan keras.

5.

Desain

Bisnis kreatif ini berkaitan dengan dengan kreasi desain grafis, desain interior, desain produk, desain industri, konsultasi identitas perusahaan dan jasa riset pemasaran serta produksi kemasan dan jasa packaging.

6.

Fesyen

Contoh industri kreatif dalam dunia fesyen adalah kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi desain pakaian, desain alas kaki, dan desain aksesoris mode lainnya, produksi pakaian mode dan aksesorisnya, dan juga bisa terkait dengan distribusi produk fesyen.

7.

Video, Film dan Fotografi

Contoh bisnis kreatif yang terkait dengan industri photography dan perfilman adalah kreasi produksi video, film, dan jasa fotografi, serta distribusi rekaman video dan film. Termasuk di dalamnya pekerjaan menulis skrip, dubbing film, sinematografi, sinetron, dan eksibisi atau festival film

8.

Permainan Interaktif (game)

Contoh ekonomi kreatif dalam bidang game adalah  yang berkaitan dengan kreasi, produksi, dan distribusi permainan komputer ataupun android serta iOS maupun video game yang bersifat hiburan dan juga sebagai alat bantu pembelajaran atau edukasi.

9.

Musik

Contoh industri kreatif dalam bidang permusikan adalah berupa kegiatan dengan kreasi atau komposisi, pertunjukkan, reproduksi, dan distribusi dari rekaman suara. .

10.

Seni Pertunjukan (showbiz)

Usaha kreatif yang berkaitan dengan usaha pengembangan konten, produksi pertunjukkan. Sebagai contoh, pertunjukkan wayang, balet, tarian tradisional, tarian kontemporer, drama, musik tradisional, musik teater, opera, termasuk musik etnik, desain dan pembuatan busana pertunjukan, tata panggung, dan tata pencahayaan.

11.

Penerbitan dan Percetakan

Bisnis kreatif ini berkaitan dengan jasa penulisan konten dan penerbitan buku, koran, majalah/tabloid, dan juga termasuk jasa penulisan konten digital serta kegiatan kantor berita dan pencari berita. 

12.

Teknologi Informasi

Contoh kegiatan ekonomi kreatif yang terkait dengan pengembangan teknologi informasi adalah layanan jasa komputer, pengolahan data, pengembangan database, pengembangan piranti lunak, integrasi sistem, desain dan analisis sistem, desain arsitektur piranti lunak, desain prasarana piranti lunak dan piranti keras, serta desain portal termasuk cara maintenance-nya.

13.

Televisi & Radio (broadcasting)

Contoh kegiatan ekonomi kreatif yang berkaitan dengan usaha kreasi, produksi dan pengemasan acara televisi  adalah seperti games, kuis, reality show, infotainment, dan juga termasuk kegiatan station relay (pemancar) siaran radio. dan televisi.

14.

Riset dan Pengembangan (Research and Development)

Contoh ekonomi kreatif dalam sektor ini adalah dengan menawarkan penemuan ilmu dan teknologi, serta mengambil manfaat terapan dari ilmu dan teknologi tersebut guna perbaikan atau peningakatan nilai tambah suatu produk dan kreasi produk baru. Selain itu, penermuan material baru, alat baru, metode baru, dan teknologi baru yang dapat memenuhi kebutuhan pasar. RnD ini tidak terbatas pada saintifik, namun juga termasuk yang berkaitan dengan humaniora, seperti RnD dunia bahasa dan kesusastraan, dan seni serta jasa konsultasi bisnis dan manajemen.

15.

Kuliner

Contoh ekonomi kreatif yang bisa dijalankan dalam bidang kuliner adalah kegiatan persiapan, pengolahan, penyajian produk makanan dan minuman yang menjadikan unsur kreativitas, dan juga meningkatkan nilai tambah pada produk kuliner tersebut sehingga dapat menarik daya beli konsumen.




Pelaku industri dan ekonomi kreatif saat ini lebih banyak didominasi oleh kalangan muda. Meskipun demikian, hasil kreasi dari generasi milenial tersebut seringkali sangat kreatif, menjadi potensi industri dan bisnis yang menguntungkan. Untuk itu peran pemerintah yang perlu diambil adalah memotivasi generasi muda dalam memulai bisnis dan memberikan kemudahan akses finansial untuk mengembangkan bisnisnya.

0 komentar

Post a Comment