Apa itu Paving Block, Jenis Paving Block, Fungsi dan Manfaatnya

Paving block merupakan salah satu jenis produk beton pracetak yang memiliki bentuk blok-blok bata beton kecil. Fungsi dari paving block adalah digunakan sebagai material penutup perkerasan tanah atau jalan pengganti aspal dan cor beton.

Paving block ini biasa dikenal juga oleh masyarakat umum dengan sebutan conblock. Produk ini seperti halnya produk beton pracetak lainnya, yaitu grass blok, u-ditch, pagar beton, dan box culvert, yang umumnya dibuat melalui sistem fabrikasi secara massal menggunakan sebuah mesin. Mesin paving block tersebut didesain khusus dan memiliki kekuatan getar tinggi.


Landscaping Paving Block Taman


Pada dasarnya, supplier yang memasok paving block di pasaran memiliki karakteristik produk serta kekuatan mutu beton yang berbeda-beda. Oleh karena itu, sebelum kamu memutuskan untuk membeli produk ini, berhati-hatilah dalam memilih supplier paving block yang berkualitas. 

Fungsi & Manfaat Paving Block


Perkembangan teknologi beton precast memberikan banyak kebaikan bagi kehidupan manusia. Salah satu fungsi dan manfaat paving block adalah sebagai bahan perkerasan untuk jalan di  perumahan, lahan parkir, sampai area industri.

Sedangkan untuk harga paving block umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain :
  1. Semakin bagus kualitas kekuatan mutu beton paving block, maka semakin mahal pula harga paving block tersebut,
  2. Jauh atau dekatnya jarak lokasi pengiriman barang,
  3. Jumlah pembelian. Biasanya semakin besar volume pembelian maka potongan harganya pun semakin besar.

Klasifikasi & Jenis Paving Block Standar SNI


Jenis dan bentuk paving block saat ini semakin bervariasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk mendapatkan hasil perkerasan jalan yang berkualitas, awet dan tidak mudah rusak, kami sarankan agar kamu menggunakan paving block yang berstandar mutu SNI.

Kamu harus pintar-pintar memilih kriteria mana saja produk paving block yang sudah ber-SNI atau malah menemukan paving block yang ber-SNI palsu. Karena sampai saat ini hanya sedikit pabrik paving block yang mampu memproduksi secara konsisten sesuai standar mutu SNI.

Berikut ini adalah kriteria paving block yang memenuhi standar Badan Standarisasi Nasional SNI sendiri yaitu :
  1. Produk paving block memiliki kuat tekan beton minimal 300 kg / cm² ( K 300 ). Salah satu parameter ini dijadikan sebagai acuan seberapa kuat paving block tersebut mampu menahan beban yang melintas diatasnya. Paving block K300 sendiri memiliki arti bahwa paving tersebut mampu menopang beban hingga 300 kg untuk setiap cm² nya;
  2. Telah mengantongi lolos uji kuat lentur beton. Harapannya produk paving block yang telah dipasang tidak mudah patah serta memiliki tingkat kelenturan yang baik. Jika mungkin kamu pernah berjalan-jalan di kawasan yang berpaving dan melihat di jalan tersebut ada paving yang patah menjadi dua, ini disebabkan oleh rendahnya kualitas kuat lentur dari paving tersebut;
  3. Paving block yang berkualitas baik memiliki tingkat keausan terhadap gesekan yang kecil. Pengujian ini dibutuhkan agar bagian permukaan atas paving block mampu menahan gaya gesek dari kendaraan yang melintas diatasnya.
Itulah ulasan mengenai apa itu paving block, fungsi, manfaatnya, dan jenis-jenis paving block yang bermutu untuk konstruksi perkerasan jalan.

0 komentar

Post a comment