Pengertian ISO 9001 dan Sejarah Perkembangannya

ISO 9001 merupakan salah satu seri ISO 9000 yang tergolong ke dalam standar-standar sistem manajemen kualitas. ISO 9001 berkaitan dengan standar sistem manajemen mutu (SMM) yang mengatur tentang persyaratan-persyaratan dan rekomendasi untuk desain dan penilaian dari suatu sistem manajemen mutu (SMM).



Versi terbaru dari ISO 9001 adalah versi 2015 yang merupakan versi ke-5. Sampai saat ini, ISO 9001:2015 dianggap sebagai standar internasional terbaik untuk mengelola sistem manajemen mutu sehingga paling banyak diadopsi oleh berbagai organisasi atau perusahaan.

Standarisasi terbaik dalam mendukung mutu perusahaan salah satunya dengan menerapkan standar ISO 9001 yang merupakan prosedur terdokumentasi dan praktek-praktek standar untuk sistem manajemen mutu. Di mana bertujuan menjamin kesesuaian dari suatu proses dan produk (barang atau jasa) terhadap kebutuhan pelanggan yang telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Di mana dengan sistem pelayanan berbasis ISO 9001 tersebut diharapkan perusahaan dapat memberikan kualitas pelayanan yang sangat profesional kepada pelanggannya.

Ada banyak perusahaan barang dan jasa yang telah memiliki standar ISO 9001. Namun masih banyak juga perusahaan yang telah terjamin kualitasnya, tetapi melupakan apa yang telah menjadi tugas mereka untuk mempertahankan mutu perusahaannya. Terutama dalam memberikan pelayanan yang prima terhadap pelanggan.

Sayangnya dalam praktik di lapangan, beberapa perusahaan melakukan monitoring dalam manajemen sistem mutu hanya ketika menjelang surveillance audit. Tujuannya tidak lain hanya untuk "mengamankan" berbagai proses sebelum diperiksa oleh konsultan ISO. Akibatnya ada saja pelaku usaha yang sudah bersertifikat ISO, namun masih sering mengecewakan pelanggannya.

Padahal untuk mencapai perolehan standar ISO 9001 tidaklah mudah bagi para pelaku usaha, terlebih untuk bisa mempertahankannya. Sehingga perusahaan harus tetap memperbaiki serta meningkatkan kualitas mutu agar ke depannya sertifikat ISO tersebut dapat terus diperoleh tiap jangka waktunya.

Dan jangan lupa, tidak jarang tender pengadaan barang/jasa pemerintah mensyaratkan ISO sehingga akan memberikan kesempatan yang lebih besar bagi perusahaan yang telah memilikinya untuk memenangkan tender tersebut.

Sejarah Perkembangan ISO 9001: 2015



Salah satu standar yang paling populer adalah ISO 9001 untuk sistem manajemen mutu (quality management system). ISO 9001 sendiri merupakan standar yang paling komprehensif dan digunakan untuk menjamin mutu pada tahap desain, pengembangan, produksi, instalasi, dan pelayanan jasa.

ISO 9001 biasanya digunakan untuk perusahaan manufaktur yang mendesain dan membuat produk sendiri. Sejak pertama kali diterbitkan pada tahun 1987, ISO 9001 telah mengalami revisi sebanyak empat kali, yaitu di tahun 1994, 2000, 2008, dan 2015.

Pada tahun 2015 di bawah komite teknis ISO, ISO/TC 176 untuk manajemen mutu dan jaminan mutu, telah menerbitkan draft revisi standar manajemen mutu untuk versi 2015. Revisi terbaru ini diterbitkan dan disahkan pada bulan September tahun 2015 dan diharapkan dapat menjadi standar yang stabil, minimal untuk 10 tahun ke depannya.

ISO 9001: 2015 mulai dipublikasikan pada pertengahan tahun 2015 dalam bentuk DIS (Draft International Standart) dan FDIS (Final Draft International Standard) ISO 9001:2015. Masukan-masukan dari semua stakeholder semakin menyempurnakan ISO 9001: 2015 yang telah dipublikasikan oleh IOS (International Organization for Standardization) untuk mengganti versi sebelumnya, ISO 9001 versi 2008.

ISO 9001:2015 ini memuat beberapa hal utama seperti berikut ini:
  • Leadership, di mana nantinya peran pemimpin perusahaan diharapkan menjadi lebih aktif dalam mengambil tanggung jawab pelaksanaan sistem manajemen mutu. 
  • Process approah (pendekatan proses), yaitu penerapan manajemen risiko dalam setiap lini usaha memungkinkan perusahaan untuk selalu menghitung risiko yang akan dihadapi dari setiap tindakan ataupun keputusan yang diambilnya. 
  • Relationships management, yaitu penerapan high level structure yang akan memudahkan perusahaan atau organisasi dalam integrasi antara satu sistem manajemen dengan sistem manajemne lainnya. Diharapkan ISO 9001:2015 ini dapat mendorong penerapan sistem manajemen lainnya ke dalam perusahaan atau organisasi tersebut.

Sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 menjadi sebuah tool bagi perusahaan dalam meningkatkan kinerja operasional secara signifikan. Selain itu, persyaratan-persyaratan yang telah dipenuhi perusahaan juga dapat digunakan sebagai praktik bisnis yang baik dalam menerapkan sistem manajemen mutu.


Sistem ISO 9001:2015 tersebut nantinya dapat membantu pihak manajemen perusahaan dalam menjalankan bisnis lebih sistematik sehingga produk dan kualitas layanan dapat memuaskan semua stakeholder perusahaan.

 Berikut di bawah ini prinsip ISO 9001 versi 2008 dan 2015:

Baca juga : Perbedaan antara ISO 9001: 2008 Vs ISO 9001: 2015.

Demikianlah penjelasan mengenai apa itu ISO 9001, sejarah perkembangannya, dan prinsip-prinsip ISO 9001. Semoga bermanfaat.

2 komentar:

  1. Penetapan manajemen-representatif boleh ada atau ditiadakan, tetapi top-management harus terlibat aktif didalam penerapan ISO 9001 sebagai fungsi leadership.
    klik: https://jasasertiiso.com

    ReplyDelete
  2. Jasa sertifikasi ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001 / ISO 45001 dan SMK3 Kemenaker
    WA : 087762872949
    Web : https://www.qasindo.com

    ReplyDelete