Apa itu Barang Bebas? Ini Contoh Pemanfaatannya Sehingga Bernilai Ekonomis

Author -  Admin Pengadaan

Barang merupakan alat pemuas kebutuhan manusia. Berdasarkan cara memperolehnya, barang dapat dibagi menjadi dua, yaitu barang ekonomi dan barang bebas. Akan tetapi, perbedaan antara barang ekonomi dan barang bebas adalah tidaklah kaku. Dengan dilakukannya proses atau inovasi atas barang bebas, seperti udara, sinar matahari dan juga air, dapat diubah barang-barang tersebut menjadi barang ekonomi berupa air bersih, udara bersih, dan energi surya (solar energy) yang mampu menghasilkan energi listrik.

Barang bebas merupakan barang cuma-cuma yang bisa didapatkan oleh siapa pun, kapan pun, dan sebanyak apa pun, tanpa harus membayarnya. Oleh karenanya, barang ini sangatlah mudah didapat. Memang Tuhan menciptakan barang-barang bebas ini untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh manusia untuk kemaslahatan hidupnya.





Apa itu Barang Bebas?

Definisi barang bebas adalah suatu barang pemuas kebutuhan manusia yang mana jumlahnya tanpa batas dan tidak diperlukan biaya dan pengorbanan untuk memperolehnya. Berbeda dengan barang ekonomi yang jumlahnya terbatas, barang ini sudah disediakan oleh alam secara gratis, tanpa membutuhkan pengorbanan sumber daya ekonomi.

Adapun ciri-ciri barang bebas adalah:

  • Disediakan oleh alam.
  • Tersedia dalam jumlah yang sangat banyak.
  • Mudah ditemukan.
  • Mempunyai manfaat bagi makhluk hidup dan alam itu sendiri.
  • Tanpa dibutuhkan proses produksi oleh manusia.
  • Penawaran lebih banyak daripada permintaanya; dan
  • Tidak diperlukan pengorbanan yang sangat besar untuk bisa memperolehnya.


Contoh Barang Bebas dan Pemanfaatannya untuk Diubah Menjadi Barang Bernilai Ekonomi

Hal yang umum dimanfaaatkan oleh manusia sebagai contoh dari barang bebas antara lain udara, sinar matahari, air, angin yang mana jumlahnya sangat melimpah. 

Barang bebas dapat diubah menjadi barang yang bernilai ekonomi yang akan dijelaskan seperti di bawah ini:


1. Udara

Pertama contoh barang bebas adalah udara. Mungkin masih banyak yang menganggap udara adalah oksigen. Hal itu tak sepenuhnya salah, namun kurang tepat.

Udara merupakan kumpulan dari gas-gas yang ada di atmosfer Bumi, yang meliputi 78 persen nitrogen, 21 persen oksigen, 1 persen argon, karbon dioksida, dan lain sebagainya. Nah, oksigen ini merupakan salah satu jenis gas yang terkandung di dalam udara yang kita hirup.

Udara termasuk ke dalam jenis contoh barang bebas yang semua makhluk hidup dengan kondisi yang sehat dapat menghirup, tanpa rasa takut kehabisan persediaan, dan tentu saja gratis.

Lalu, kok ada oksigen yang dijual? Itu namanya oksigen medis yang diproduksi dengan cara memisahkan oksigen yang ada di udara dari zat lain yaitu nitrogen dan argon. Oksigen medis dibutuhkan karena pasien mengalami sesak napas, yang diakibatkan sistem pernapasan dan sirkulasi darah tidak mampu mengedarkan cukup oksigen untuk tubuh.


2. Angin

Setelah udara, contoh lain dari barang bebas adalah angin. Mungkin masih ada yang bingung perbedaan antara angin dan udara. Angin adalah udara yang bergerak dari daerah yang bertekanan tinggi ke daerah yang bertekanan rendah sehingga menghasilkan kecepatan tertentu. Sedangkan udara, seperti yang telah dijelaskan di atas, adalah campuran gas yang ada di permukaan bumi yang dimanfaatkan oleh makhluk hidup, untuk bernapas.

Seperti barang bebas lainnya, angin memiliki jumlah yang banyak dan tidak terbatas sehingga manusia dapat memanfaatkannya secara bebas. Contoh pemanfaatan angin bagi manusia adalah:

  • Menggerakan kapal layar.
  • Menggerakan kincir angin untuk menghasilkan energi listrik ataupun juga untuk mendistribusikan air ke saluran irigasi.
  • Untuk sarana olahraga, seperti terjun payung, gantole, paragliding hingga paralayang.

3. Air

Secara umum, air merupakan contoh dari barang bebas yang semua orang dapat memanfaatkannya secara gratis. Namun, karena kondisi tertentu, air harus diolah menjadi air bersih sehinga bisa dimanfaatkan oleh manusia. Jadi, air tersebut menjadi barang ekonomis. Sebagai contohnya, perusahaan PDAM yang mendistribusikan air ke setiap rumah tangga, air kemasan, dan lain sebagainya.

Untuk lebih jelasnya, contoh air sebagai barang bebas adalah air hujan yang dapat dimanfaatkan oleh semua makhluk hidup. Kemudian, ada juga air yang bisa ditemukan di pedesaan atau di daerah pegunungan. Jumlah air tersebut sangatlah banyak, siapa pun dapat memanfaatkaannya tanpa harus membayar harga sedikitpun.

Selain itu, ada juga air laut yang tergolong barang bebas. Nelayan atau warga sekitar pantai atau laut dapat menggunakannya secara bebas, dan air laut tersebut tidak akan mengalami kelangkaan.


4. Pasir



Contoh barang bebas selanjutnya adalah pasir gurun dan pasir laut. Jumlah kedua jenis barang bebas ini sangatlah melimpah. Untuk membuatnya bernilai ekonomis, biasanya para pelaku usaha bisa memanfaatkannya sebagai spot photo, persewaan motor ATV, dan sebagainya.

Pasir di gurun dan di laut dapat digunakan secara bebas oleh manusia tanpa harus memproduksinya. Hal tersebut yang menjadikan pasir di kedua tempat tersebut menjadi barang bebas. 

Berbeda halnya dengan pasir bangunan yang umumnya masyarakat harus membelinya di toko bangunan. Namun, untuk warga sekitar yang di daerahnya memiliki pertambangan pasir, seperti di aliran sungai, biasanya mereka bebas mengambil pasir tersebut baik untuk dijual maupun digunakan untuk kebutuhan sendiri.


5. Tanah

Tanah dapat dikategorikan sebagai barang bebas, dengan syarat lokasinya tersebut merupakan hak pemiliknya. Pemilik mempunyai wewenang untuk memanfaatkannya semaksimal mungkin, seperti untuk pengeboran air tanah, sebagai bahan utama pembuatan bata merah, genteng, dan lain sebagainya.

Tanah jumlahnya sangatlah melimpah dan tanpa melalui proses produksi yang dilakukan oleh manusia. Dulu, orang-orang dapat memanfaatkan sesukanya. Namun, kini harus individu/organisasi sebagai pemiliknya lah yang mempunyai hak atas tanah tersebut, yang diatur oleh negara.

6. Sinar Matahari

Contoh barang bebas yang terakhir adalah sinar matahari. Sinar matahari yang menyinari bumi setiap harinya dapat dimanfaatkan oleh umat manusia secara cuma-cuma. Semua makhluk hidup, termasuk tumbuhan, dapat menggunakannya untuk memenuhi kebutuhannya, tanpa harus berebut.

Sinar matahari dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik. Melalui panel surya, intensitas sinar matahari yang melimpah tersebut dapat ditangkap dan selanjutnya diubah menjadi energi listrik melalui proses photovoltaic.

Pengelolaan tersebut membuat sinar matahari menjadi barang ekonomis karena sudah diubah menjadi energi surya. Bahkan, penggunaan energi surya tersebut akan mampu berkontribusi dalam mengurangi pemanasan global. Manusia pun dapat terhindari dari ketergantungan listrik konvensional, yang menggunakan batu bara ataupun kincir listrik tenaga air atau angin.

Siapa pun memiliki hak untuk bisa memanfaatkan sinar matahari secara bebas, dengan cara menikmati dan mengambilnya secara langsung dari mulai terbitnya matahari sampai terbenamnya.

0 komentar

Post a Comment