Mengenal Lift Barang dan Komponen Penyusunnya

Pabrik, gudang dan toserba (department store) biasanya memiliki struktur bangunan dua lantai atau bahkan lebih. Untuk memindahkan barang atau produknya naik atau turun lantai ternyata masih banyak dijumpai hanya menggunakan pengkatrolan secara manual. Hal ini tentunya tidak cukup. efisien.

Untuk mengatasi masalah seperti di atas adalah dengan membangun lift barang di lokasi sehingga dapat membantu pekerjaan karyawan. Lift barang sudah umum digunakan pada gedung bertingkat tinggi seperti perkantoran, apartemen dan perhotelan.
Via strong-indonesia.com


Pengertian Lift Barang


Lift barang (freight elevator) merupakan sarana transportasi dalam gedung yang digunakan untuk memindahkan barang secara vertikal, sehingga pergerakan barang dari lantai ke lantainya dapat dicapai dengan cepat.

Baca juga: Jenis-jenis Material Handling dan Cara Kerjanya

 

Komponen Penyusun Lift Barang Agar Aman Digunakan


Sistem lift barang harus memiliki kriteria yang sesuai dengan standar agar aman saat digunakan. Komponen penyusun lift barang harus menggunakan material-material ber-SNI sehingga memberikan jaminan produk yang berkualitas, kuat dan tahan lama.


Berikut ini beberapa komponen penting dalam produksi lift barang agar aman saat digunakan:

  • Wire rope
Wire rope atau kawat seling merupakan sebuah untaian tali yang tersusun dari pilinan beberapa kawat baja. Lift barang sebaiknya tidak menggunakan rantai (chain hoist ), namun menggunakan wire rope/sling.

Kelebihan wire rope adalah tidak berisik dan lebih mudah memantaunya jika terdapat aus setelah penggunaan yang lama. Berbeda dengan chain hoist/rantai, teknisi harus memeriksa satu per satu rangkaian chain hoist tersebut untuk memerika keausan atau jika ada bagian yang longgar.

Tidak dianjurkan penggunaan wire wop hanya satu atau dua jalur saja. Hal ini untuk mengantisipasi ketika ada jalur wire rope yang putus, masih ada jalur lainnya sehingga lift barang bisa tetap berfungsi dengan baik. Minimal gunakan lima jalur wire rope agar lift menjadi lebih stabil dan lebih aman.

  • Rem darurat atau safety device
Ketika wire rope mengalami masalah, maka keranjang lift dapat jatuh ke bawah. Keadaan ini tentu akan sangat membahayakan bagi operator lift dan juga orang-orang yang berada disekitar lift barang. Untuk itu solusinya adalah ditambahkannya rem darurat atau safety device sehingga dapat mencegah keranjang lift barang jatuh bebas jika wire rope bermasalah.

  • Counterweight
Counterweight merupakan beban pengimbang yang berfungsi untuk meringankan kerja motor pada lift barang. Dengan begitu motor penggerak pada lift akan lebih awet dan lebih aman. Counterweight dihubungkan langsung dengan car lift (kereta) menggunakan tali baja melewati pulley penggerak di ruang mesin, sehingga menghemat pemakaian sumber energi listrik.

Ketika lift barang berada dalam kapasitas maksimum, counterweight ini mampu membuat mesin lift barang hanya mengangkat setengah dari beban maksimum. Dan saat lift barang tidak ada muatan, mesin lift barang hanya mengangkat setengah dari beban maksimum counterweight. Beban counterweight sendiri sangatlah beragam tergantung ketinggian lift yang ingin dicapai. Counterweight biasanya terpasang di belakang atau di samping kereta (car lift).

  • Pengaman khusus pintu
Lift barang harus dilengkapi dengan pengaman khusus yang membuat lift tidak bisa bergerak naik atau turun jika pintu lift belum tertutup dengan baik. Pengaman khusus pintu ini tentunya tidak hanya akan menjaga keamanan barang yang diangkut, akan tetapi juga menjaga keamanan petugas-petugas operasional lift barang.

  • Circuit breaker
Circuit breaker merupakan komponen lift barang yang berfungsi untuk memutus aliran listrik dari panel induk ke panel control pada saat terjadi arus lebih. Komponen lift yang satu ini membuat peralatan elektronik pada lift barang menjadi lebih awet.

  •  Limit switch (saklar pembatas) baik yang atas maupun yang bawah
Dua jenis limit switch ini berfungsi sebagai pengaman yang hampir sama. Adapun limit switch atas menjadikan lift barang tidak bergerak melampaui lantai tertingginya. Sementara itu limit switch bawah berfungsi agar lift barang tidak berjalan melewati lantai terendahnya.

  • Final limit switch (atas dan bawah)
Lift barang sebaiknya dilengkapi dengan ditambahkannya komponen final limit swicth, yaitu final limit switch atas dan final limit switch bawah. Final limit switch ini mampu menghentikan lift barang jika komponen limit switch gagal menjalankan fungsinya. Kedua komponen tersebut tentunya membuat lift barang lebih terjamin keamanannya.

  • Magnetic brake pada motor penggerak
Bagian lift yang satu ini membuat motor penggerak mampu untuk menahan keranjang pada posisinya ketika tidak ada aliran listrik. Magnetic brake ini sangat penting untuk mengantisipasi apabila terjadi mati listrik secara tiba-tiba.

  • Weight sensor (optional)
Weight sensor ini merupakan komponen pelengkap yang berfungsi untuk memonitor beban yang dimuat di dalam kereta/keranjang (car lift). Weight sensor akan berbunyi atau lampu akan menyala ketika berat maksimum muatan melebihi kapasitas lift, dan menonaktifkan pergerakan lift barang.

Weight sensor dikenal karena keakuratan dalam memberikan jumlah berat yang tepat pada muatan dan karenanya sensor ini dapat digunakan dalam merancang sistem penimbangan pada lift barang. Ada berbagai macam produk weight sensor yang tersedia di pasar.

Itulah ulasan mengenai apa itu lift barang. Pengetahuan mengenai jenis-jenis kompenen lift barang memang penting untuk dipahami sebelum kamu menggunakannya. Komponen-komponen tersebut dapat mencegah terjadinya lift barang jatuh bebas dan membuat lift lebih awet dan aman.

0 komentar

Post a comment