7 Kelemahan Usaha Laundry dan Tips Anti Gagal

Author -  Muzaki L

Ada banyak jenis usaha berbasis rumahan yang bisa dicoba dan jasa laundry adalah salah satunya. Jenis usaha ini banyak dibutuhkan masyarakat terutama untuk orang-orang dengan jadwal harian padat di area perkotaan. Sekilas memang terlihat menguntungkan namun kelemahan usaha laundry juga banyak.

Usaha laundry sendiri memang sedang sangat booming akhir-akhir ini dan konon sangat menguntungkan. Tapi tunggu dulu, jangan mudah tergiur dengan iming-iming mudah dan menguntungkan karena pasti ada kelemahan di baliknya.



Deskripsi Usaha Laundry


Sebelum membahas kelemahan usaha laundry dan hal lainnya, mari pahami dulu apa itu usaha laundry agar dalam hal ini Anda tidak salah persepsi.

Usaha laundry termasuk salah satu jenis usaha yang menawarkan jasa, dan lebih tepatnya adalah jasa cuci serta setrika mulai dari baju hingga sprei dan bed cover, bahkan kadang ada juga yang menawarkan layanan cuci karpet dan helm atau sepatu. Jadi, bisnis ini dapat dijalankan sebagai usaha rumahan ataupun juga sebagai usaha profesional dengan banyak cabang.

Jasa ini biasanya mematok harga per kilogram dalam keadaan pakaian kering. Harganya juga bisa berbeda antara cuci saja atau sudah dengan setrika. Tapi, ada juga jasa laundry yang mematok harga per pcs (biasanya ada pada jasa laundry dengan layanan premium).


Hitungan Modal dan Profit Bisnis Laundry

Modal

Mesin cuci

Rp3.700.000

Spanduk / banner

Rp200.000

Setrika

Rp 100.000

Hanger + jepitan

Rp100.000

Rak dan keranjang baju

Rp500.000

Sprayer, sikat, selang, gilesan

Rp100.000

Rak besi siku

Rp150.000

Ember (3 buah)

Rp100.000

Pewangi + deterjen

Rp 100.000

Biaya per Bulan

Listrik

Rp200.000

Air

Rp200.000

Total

Rp5.450.000

Pemasukan

Harga laundry/kg

Rp6.000

Per orang biasanya mencuci sekitar

2 kg

Jumlah pelanggan per hari sekitar

20 orang

Hari efektif kerja dalam 1 bulan

24 hari

Total pemasukan

Rp5.760.000


Dari tabel di atas merupakan hitungan kasar. Sehingga bisa lebih ataupun kurang. Namun, dalam waktu kurang lebih 1-3 bulan biasanya usaha laundry ini sudah bisa balik modal.


Kelemahan Usaha Laundry
yang Harus Diwaspadai




Selain memiliki prospek yang bagus, usaha Laundry juga datang dengan sejumlah kelemahan yang perlu Anda ketahui dan waspadai seperti berikut terutama untuk pemula:

1. Cuaca

Jasa laundry erat hubungannya dengan cuaca karena bisa menjadi pendukung atau justru penghalang dari si usaha ini sendiri.

Jika sedang musim panas, tentu pakaian akan lebih cepat kering tapi saat musim hujan tiba, Anda harus bisa mensiasati agar pakaian pelanggan tetap bisa kering dengan cepat meskipun tanpa sinar matahari misalnya dengan pengering pakaian.

Tapi meski sudah dikeringkan, biasanya tidak bisa sampai 100%, jadi Anda tetap harus menjemurnya sebentar. Area jemur pastinya tidak bisa outdoor karena sedang musim hujan, jadi Anda harus menyiapkan tempat indoor yang cukup luas.

2. Lokasi Harus Strategis

Kelemahan lain dari bisnis laundry adalah harus pandai memilih lokasi. Jika Anda membuka usaha laundry di area yang tidak padat penduduk, apalagi masuk gang atau jauh dari jalan raya utama, maka omset yang didapat juga tidak bisa maksimal.

3. Pelanggan Tidak Tetap

Tidak seperti jenis usaha lainnya, jasa cuci lebih rentan kehilangan pelanggan karena masalah sepele seperti Anda salah memasukkan pakaian / pakaian tertukar, setrika dianggap kurang rapi oleh pelanggan, lipatan pakaian tidak bagus, baju kurang wangi, dan sebagainya.

Jadi, pelanggan laundry termasuk lebih mudah berpindah tempat dibanding usaha seperti tempat makan, toko kue, atau minimarket.

4. Pesaing Banyak

Bisnis laundry ada dimana-mana bahkan di satu area yang sama bisa ada 2 atau bahkan 3. Jenis usaha ini memang sangat membludak di setiap kota karena jasanya memang sangat dibutuhkan dan termasuk jenis usaha yang mudah dimulai, namun di sisi lain hal ini membuat jumlah pesaing sangat banyak.

Artinya, memiliki usaha laundry menuntut Anda untuk inovatif agar tetap bisa mendapat banyak pelanggan meskipun dengan pesaing yang tinggi.

5. Ikut Harga Pasar

Banyaknya jasa laundry di negeri ini membuat masyarakat memiliki banyak opsi ingin menggunakan laundry yang mana, dan biasanya harga termurah adalah yang paling banyak dijadikan pilihan pertama. Barulah jika memang merasa pelayanannya tidak memuaskan maka pelanggan bisa berpindah tempat.

Jadi jika Anda mematok harga lebih tinggi dari pasar meskipun layanan yang Anda berikan sangat bagus menurut Anda misal, resiko yang Anda dapat adalah jumlah pelanggan tidak akan banyak.

Baca juga: Jenis-Jenis Resiko Usaha  

6. Harus Teliti

Usaha laundry membutuhkan ketelitian tinggi agar pakaian pelanggan tidak tertukar dan cara mencuci atau setrika juga harus benar sesuai dengan jenis pakaian.

Terutama untuk pakaian bermerk, biasanya selalu ada label cara cuci dan setrika di bagian dalam. Anda harus memperhatikan hal ini agar tidak merusak pakaian pelanggan karena bisa jadi Anda akan dituntut ganti rugi. Singkatnya, Anda tidak boleh asal cuci.

7. Modal Bisnis Laundry Tidak Sedikit

Mesin pengering, mesin cuci, setrika, keranjang baju, hanger, dan berbagai peralatan laundry lainnya termasuk tidak murah. Masing-masing peralatan terutama mesin cuci dan pengering juga perlu dirawat dengan baik agar tetap bisa digunakan secara optimal dan berumur panjang.

Secara keseluruhan, biaya yang dikeluarkan termasuk tidak sedikit. Jadi jika jumlah pelanggan Anda tidak banyak, bisa jadi Anda tidak bisa balik modal atau bahkan merugi karena harus gulung tikar dalam waktu singkat.

Tips Anti Gagal Usaha Laundry




Agar berbagai kelemahan di atas bisa diatasi dengan baik, berikut adalah beberapa tips ampuh yang bisa Anda praktekkan:

  • Pahami dunia laundry (perbanyak informasi dan wawasan serta ilmu dari pemilik usaha laundry senior atau bisa juga dari internet termasuk dalam hal berbagai peralatan apa yang dibutuhkan, sistem cuci yang tepat, ketentuan biaya, dsb.).
  • Pilih lokasi dengan target audiens yang banyak misal sekitar kampus atau perkantoran dan di pinggir jalan raya utama.
  • Harga harus terjangkau oleh target dan tidak lebih tinggi dari pasar, hal ini membutuhkan survey lapangan.
  • Mutu pelayanan harus bagus sehingga bisa menjadi daya tarik yang membedakan Anda dengan para pesaing.
  • Harus tepat waktu dalam menyelesaikan pekerjaan.
  • Tawarkan beberapa jenis layanan berbeda, misalnya cuci kering, cuci + setrika, cuci + setrika + parfum, paket cuci minimal 3 kg dengan potongan harga, dan sebagainya.
  • Selalu cari dan perhatikan label perawatan di setiap potong pakaian konsumen, dan biasakan tidak mencampur pakaian putih dengan yang berwarna.
  • Pilih teknik pemasaran yang tepat seperti lewat media sosial, brosur, atau mulut ke mulut. Buat juga promosi untuk setiap pelanggan baru.
  • Kelola keuangan dengan baik lewat pembukuan, agar semua transaksi jelas dan tidak ada kerugian.


Kelemahan usaha laundry
perlu diperhatikan agar Anda bisa mengatasinya dengan baik seperti misalnya dengan menerapkan sejumlah tips di atas. Perhitungan modal juga harus tepat dan buat target pelanggan per hari agar cepat balik modal dan mendapat banyak keuntungan.

0 komentar

Post a Comment