Go Digital Bikin Bekerja Lebih Santai dan Produktif, Meskipun Punya Hemoroid

Author -  Admin Pengadaan

Bekerja umumnya membutuhkan kondisi tubuh yang prima. Jika sakit-sakitan pasti produktivitasnya akan mengalami penurunan karena tubuh memaksa kita untuk harus segera beristirahat. Kehadiran teknologi menjawab pemasalahan tersebut. Teknologi membuat cara bekerja manusia mengalami transformasi atau perubahan yang memberikan banyak sekali dampak positif. Salah satunya adalah mempermudah karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari. 

Hadirnya teknologi banyak membantu umat manusia, tak terkecuali bagi mereka yang memiliki keterbatasan baik yang disebabkan oleh faktor disabilitas maupun karena adanya penyakit yang sedang diderita. Satu produk teknologi yang dapat dimanfaatkan adalah penggunaan internet ataupun sosial media. Teknologi tersebut dapat digunakan oleh mereka para penyandang disabilitas untuk lebih mandiri, mengembangkan usahanya atapun meningkatkan kualiatas dalam bekerja.

Saya termasuk orang yang sangat bersyukur hidup di zaman teknologi yang sudah maju. Hadirnya teknologi go digital seperti sekarang ini sangat membantu banyak hal. Terutama bagi orang seperti saya yang merupakan penderita wasir/hemoroid dengan sejumlah kesibukan yang harus dijalani. Keberadaan teknologi tersebut membuat wasir yang saya derita bisa lebih santai dan rileks, tidak "ganas".

Daftar Isi


Via Pixabay


Riwayat Wasir Dan Rasa Syukur Saya Memilikinya

Intro sejenak, ingin berbagi cerita sedikit. Wasir merupakan benjolan yang disebabkan adanya pembengkakan pada pembuluh darah di bagian akhir usus besar (rektum) atau anus. Penyakit hemoroid atau ambeien ini ada di tubuh saya sejak tahun 2007 akibat sering menahan b. Waktu itu masih duduk di kelas XI SMA. Lambat laun penyakit tersebut semakin membatasi sejumlah aktivitas sehari-hari yang harus saya kerjakan dan segera untuk diselesaikan. Sayangnya, aktivitas yang seharusnya dapat saya selesaikan dengan sat set sat set namun tidak bisa sat set karena ambeien ini.

Sepanjang perkuliahan mulai dari tahun 2009-2013 ketidaknyamanan karena wasir haruslah saya terima dan nikmati. Jarak antara kostan dan kampus yang cukup juah, tanpa memiliki sepeda/sepeda motor, mengharuskan saya untuk menempuhnya dengan jalan kaki. Saya bersyukur, itung-itung olahraga untuk membuat wasir tetap dalam kondisi "aman".

Selepas lulus kuliah, pada tahun 2013, saya bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan BUMN. Pada saat itu penyakit wasir saya mungkin masih dalam grade 1. Dalam keseharian, saya cukup dengan menjaga pola makan dan gaya hidup sehat untuk menjaga agar wasir yang saya derita tidak naik grade-nya. 

Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2015, karena pekerjaan yang menuntut saya harus duduk berlama-lama, apalagi kemudian ditambah dengan saya menjadi mahasiswa S2, membuat penyakit wasir saya semakin sering kambuh. Ketika kambuh performa saya baik di perusahaan maupun di kampus tentu saja mengalami penurunan.

Pada saat itu yang bisa saya lakukan untuk mengurangi rasa nyeri adalah dengan berolahraga di pagi hari, minum air putih yang banyak, dan makan makanan kaya serat. Selain itu, saya harus sering jalan kaki setelah berlama-lama duduk. Setiap 2 jam sekali saya harus berdiri dan bergerak agar tekanan pembuluh darah di dalam dan di sekitar anus tidak mengalami peningkatan. Cukup repot, tapi harus saya jalani.

Namun dari derita yang saya alami tersebut, ada beberapa hal yang bisa saya syukuri. Di antaranya adalah saya menjadi lebih peduli akan kesehatan. Mempunyai wasir membuat saya memilih untuk menjalankan pola gaya hidup yang sehat. Berolahraga, menjaga makanan yang masuk ke dalam tubuh dengan memperhatikan nutrisi dan kandungannya. Kini gaya hidup tersebut sudah menjadi kebiasaan, sangat tidak memberatkan untuk saya lakukan tiap hari.


Resign dari BUMN: Mengajar di Perguruan Tinggi Swasta dengan Go Digital





Singkatnya pada tahun 2017 setelah lulus magister Pendidikan Matematika, saya memutuskan untuk resign dari pekerjaan di BUMN. Bukan karena sakit wasir yang saya derita. Namun, alasannya untuk meraih cita-cita yang tertunda, yakni ingin menjadi seorang dosen dan sekaligus memiliki bisnis. 

Bekerja sebagai seorang dosen di perguruan tinggi swasta memberikan kesempatan kepada saya untuk lebih bisa mengekslpor diri. Apalagi di tengah sakit wasir yang saya derita, saya harus kreatif menciptakan metode belajar yang mudah, menarik, dan juga tidak memberatkan bagi tubuh saya sendiri.

Perkembangan teknologi yang begitu cepat memberikan peluang kemudahan bagi hidup saya secara pribadi. Dengan modal ilmu yang saya miliki, saya mulai membangun e-learning dan website pribadi untuk go-digital dalam dunia pembelajaran. E-learning dengan berbantuan Learning Management System (LMS) buatan saya tersebut membuat semakin mudah bagi mahasiswa untuk belajar online. 

Saya pun bisa mengajar hanya cukup berada di rumah sambil bersantai di tempat tidur. Kesempatan saya untuk mengurangi kebanyakan duduk cukuplah besar. Dan ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh saya.

Pada tahun 2020, awal masuknya virus Covid-19 di Indonesia membuat seluruh sektor, kecuali pelayanan kesehatan harus menjalankan WFH (work from home). Tak terkecuali dalam dunia pendidikan. Dengan bekal wesbite yang sudah saya miliki sangatlah mudah bagi saya untuk beradaptasi dalam kondisi tersebut.

Aktivitas mengajar secara go digital tentu memberikan beberapa kelebihan, meskipun juga timbul beberapa kelemahannya. Salah satu kelebihan yang saya rasakan adalah saya dapat bebas dan mudah dalam berkreasi untuk penyampaian materi ke mahasiswa dengan menggunakan teknologi yang ada. Tidak seperti cara konvensional yang menyampaikan materi dengan metode ceramah, saya dapat menyampaikannya secara online dengan cara yang tak biasa.

Sebagai contohnya, penyampaian materi tentang geometri transformasi dapat dilakukan dengan melampirkan video animasi. Visualisasi tersebut tentunya dapat lebih mudah dicerna oleh para mahasiswa daripada hanya dengan penjelasan di papan tulis atau keterangan di buku cetak.


Jualan Kacang Tanah Dengan Bantuan Digital Marketing dan Software Akuntansi Membuat Kerja Lebih Santai



Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, alasan kedua resign dari perusahaan BUMN adalah karena saya ingin menjalankan bisnis secara lebih leluasa. Bisnis yang saya jalani berada di sektor perdagangan hasil produk pertanian, yaitu jualan kacang tanah.

Dengan memberdayakan masyarakat setempat, usaha ini alhamdulillah sudah berjalan kurang lebih 4 tahun dan kini semakin berkembang. Seperti halnya di dunia pendidikan, saya juga memanfaatkan go digital dalam bisnis jualan kacang tanah ini. 

Dengan digital marketing penjualan kacang tanah ini tidak hanya menjangkau di wilayah tempat saya tinggal, namun target market telah sampai ke luar kota seperti Pasuruan, Banyuwangi, hingga Lampung

Keuntungan tersebut adalah benefit yang saya dapatkan karena saya memanfaatkan internet dalam bisnis yang saya jalankan. Terlebih lagi, di era digital seperti saat ini, di tengah kesibukan saya yang cukup padat, sangat penting untuk mengembangkan bisnis dengan cara go digital agar bekerja bisa lebih santai meskipun dalam kondisi "berpenyakitan".

Tak hanya cukup go digital dengan digital marketing. Menjalankan bisnis UMKM seperti yang saya jalankan saat ini juga memerlukan manajemen administrasi dan pencatatan keuangan yang baik. Alasannya, tanpa adanya pencatatan atau pembukuan keuangan yang benar, bagaimana saya bisa menghitung secara pasti apakah usaha dagang kacang tanah yang sedang saya jalani ini dalam kondisi untung ataukah malah rugi.

Menjalankan bisnis tidak cukup hanya bermodalkan "perasaaan". Harus jelas hitung-hitungannya. Tidak bisa menerka bisnis jualan kacang tanah saya dalam kondisi baik hanya berdasarkan karena saya memegang uang cash yang banyak dan persediaan stok-nya bisa keluar masuk. Tidak cukup seperti itu.

Saya memerlukan bantuan software akuntansi untuk mengetahui secara pasti berapa besaran keuntungan ataupun kerugian yang dialami. Selain itu dengan memanfaatkan laporan yang disajikan, saya juga bisa menganalisa penyebab kebocoran, ketidakefisiensian biaya marketing, atau pengeluaran keuangan lainnya.

Berdasarkan laporan keuangan tersebut saya dapat memanfaatkannya sebagai dasar pertimbangan atau pengambilan keputusan atas kondisi bisnis jualan kacang tanah yang sedang dijalankan. Tujuannya untuk agar kebocoran biaya atau ketidakefisienan pengeluaran tidak akan terulang lagi di masa mendatang.

Mungkin masih banyak yang mengira melakukan pencatatan keuangan untuk skala usaha UMKM sangatlah ribet, melelahkan, dan menambah repot saja. Apalagi bagi seseorang yang tidak mempunyai background pendidikan atau pengetahuan akuntansi yang memadai seperti saya. Nah, jangan khawatir karena sudah banyak software akuntansi yang didesain khusus agar dapat dioperasikan dengan mudah bagi mereka yang tidak mempunyai background pendidikan akuntansi sekalipun. Satu yang terbaik dan terlengkap adalah software akuntansi Accurate.

Pengalaman saya sebagai user Accurate, software akuntansi ini sangat mudah sekali pengoperasiannya. Apalagi sudah ada Accurate Online yang menggunakan media penyimpanan berbasis cloud. Saya bisa input transaksi di mana saja dan kapan saja, bahkan cukup dengan menggunakan aplikasi smartphone. Tentu ini menguntungkan bagi kondisi wasir yang saya derita. Cukup rebahan dan entry data sudah bisa menghasilkan laporan keuangan yang rapi dan akurat.

Accurate Online mampu membantu jualan saya yang juga dilakukan di beberapa layanan marketplace. Dengan sistem penjualan ritel tentu saja rekap data transaksinya dalam jumlah yang sangat banyak sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikannya ketika harus dilakukan secara manual. Untungnya Accurate mempunyai fitur smartlink e-commerce yang memudahkan saya untuk melakukan import data penjualan marketplace ke dalam software akuntansi ini. Dengan begitu, setiap ada transaksi pembelian atau penjualan maka data stock inventory akan update secara otomatis.  

Tertarik untuk mengetahui lebih dalam mengenai software akuntansi Accurate? Tonton video di bawah ini, ya.



Go Digital Membuat Wasir Saya Lebih "Ramah", Tidak Mengalami Kenaikan Grade yang Tajam


Pada awal April 2022 lalu saya memberanikan diri untuk datang langsung ke fasilitas pelayanan kesehatan, untuk memastikan status wasir yang saya derita sudah sampai grade berapa. 

Setelah dilakukan pengecekan oleh dokter spesialis bedah, penyakit ambeien yang saya derita berada pada status grade 2. Artinya, kurang lebih selama 15 tahun saya menderita wasir hanya mengalami naik satu tingkat. Jika dibandingkan dengan penderita wasir lainnya dengan rentang waktu yang kurang lebih sama, kondisi tersebut sangatlah bagus. Ini bisa dibilang karena berkat kehadiran Go Digital dalam dunia pendidikan dan bisnis yang saya jalani, selain daripada diet dan pola hidup sehat yang saya lakukan.

Pada akhir bulan Mei 2022 mendatang, ikhtiar lebih sehat akan saya jalani, yaitu dengan melakukan tindakan PILA yang mengombinasikan Injeksi Skleroterapi dan Ligasi Gelang Karet (Rubber Band Ligation). Harapannya, kesehatan saya lebih meningkat sehingga produktivitas kerja juga semakin bagus. Lebih dapat bermanfaat bagi banyak orang di sekitar karena bisa lebih sat set dalam beraktivitas.


Kesimpulan dan Saran


Ada banyak sekali alasan kenapa saat ini harus go digital baik dalam dunia pendidikan maupun bisnis. Satu alasan pribadi yang perlu saya sampaikan adalah untuk menjaga kondisi badan tetap fit, apalagi bagi orang dengan mobilitas yang tinggi.

Mengajar sekaligus berbisnis tentu saja cukup menguras energi. Jika Anda ingin terjun pada dua sektor ini, maka saran saya adalah wajib untuk memerhatikan berbagai kemungkinan terburuk dari bisnis yang akan dijalankan. Karena bagaimanapun pikiran dan tubuh akan terforsir dalam dua dunia, yaitu mengajar dan berbisnis.

Untuk memudahkan pengelolaannya, diperlukan rencana dan analisa risiko bisnis yang matang sebelum membuka sebuah usaha mandiri. Salah satunya adalah beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk dunia digital marketing yang begitu cepat.

Dengan melakukan cara ini, Anda akan lebih mudah dalam mengatur bisnis sambil tugas mengajar. Implementasi go digital akan membantu Anda bersaing dengan kompetitor sehingga bisnis bisa berkembang lebih pesat lagi.

Selain itu, Anda juga perlu mengatur keuangan. Memisahkan keuangan pribadi dan bisnis. Anda perlu mencatat setiap transaksi yang keluar dan masuk agar Anda bisa lebih mudah dalam mengawasi perkembangan bisnis.

Nah untuk membantu Anda dalam berbisnis, maka Anda bisa mencoba untuk memanfaatkan aplikasi bisnis, yaitu software akuntansi dari Accurate Online. Kenapa? Karena aplikasi yang dapat membuat Anda lebih banyak santainya ini sudah menggunakan teknologi cloud. Accurate Online ini juga memberikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat dan akurat.

Tak hanya itu, software akuntansi ini juga sudah dilengkapi dengan beragam fitur seperti laporan laba rugi, laporan persediaan, perpajakan, dan berbagai jenis fitur lainnya yang akan membuat Anda lebih mudah dalam mengatur bisnis.

Saat ini, Accurate Online telah membantu 483.000+ pelaku usaha dalam mengelola bisnisnya. Mereka dapat bekerja lebih mudah dan cepat. Software ini telah digunakan oleh sejumlah sektor industri di Indonesia, mulai dari sektor di bidang penjualan, jasa, manufaktur, properti, dan lain sebagainya. Accurate Online pun juga sangat cocok untuk para pelaku UMKM hingga bisnis berskala besar.

Keuntungan lain jika Anda menggunakan software akuntansi terbaik ini adalah Anda apat menikmati dengan biaya investasi yang cukup terjangkau, yaitu sekitar 200 ribuan saja perbulan. Sebagai bentuk support quality, Accurate Online juga menyediakan demo gratis yang dapat Anda coba terlebih dulu selama 30 hari tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun.

Jika penasaran, Anda bisa mencobanya dengan klik tautan gambar di bawah ini.



0 komentar

Post a Comment