Tugas Manajemen SDM dan Gaya Kepemimpinannya

Peran manajemen sumber daya manusia (SDM) di sebuah perusahaan sangat mempengaruhi dalam meningkatkan kinerja karyawannya. Selain itu dari peran manajemen SDM ini dapat dilihat seberapa besar karyawan dalam melakukan pekerjaan dan kompetensinya dalam bidang yang terdapat pada perusahaan tersebut.

Perusahaan dengan peningkatan kinerja yang baik tidak bisa terlepas dari persan seorang manajer di bagian SDM, adapun sebutan untuk manajer SDM ini yaitu Human Resource Development (HRD).

Lalu, apa saja tugas manajemen SDM itu? Berikut temukan jawabannya.
 



Pengertian Manajemen SDM


Maksud dari manejemen SDM adalah suatu seni yang mengatur hubungan dan peran karyawan agar efektif dan dengan melakukan perekrutan karyawan, penyeleksian karyawan, pelatihan, penghargaan atau kompensasi serta melakukan penilaian kinerja karyawan. 


Tujuan Manajemen SDM


Tujuan manajemen SDM meliputi

  1. Memberi pertimbangan kepada top level manajemen untuk memastikan bahwa perusahaan memiliki pekerja yang berkinerja tinggi.
  2. Menerapkan dan menjaga kebijakan atau prosedur yang memungkinkan perusahaan agar mencapai visi, misi, dan tujuannnya 
  3. Membantu dalam pengembangan arah perusahaan mulai dari visi, misi dan tujuan, terutama yang berkaitan dengan implikasi SDM.
  4. Memberikan dukungan dan meyakinkan kepada manajer untuk mencapai tujuannya.
  5. Menangani berbagai permasalahan hubungan antara pekerja sehingga tidak menghambat kinerja organisasi/perusahaan di mana mereka bekerja.
  6. Menyediakan media komunkasi antara pekerja.

Dari tujuan-tujuan manajemen SDM tersebut di atas, maka dapat dipahami bahwa fungsi dari manajemen SDM adalah untuk memperbaiki hal-hal yang berkaitan dengan produktifitas kinerja baik karyawannya maupun perusahaan itu sendiri. 


Tugas Manajemen SDM



Tujuan dari manajemen SDM yaitu meningkatkan kinerja karyawannya sehingga memberikan kontribusi langsung ke tujuan kinerja organisasi/perusahaan. Adapun tugas seorang manajer SDM yaitu:

a. Membuat dan melakukan persiapan rekrutmen tenaga kerja

  • Membuat persiapan, seorang manajer SDM melakukan dan merencanakan kebutuhan manajemen SDM dengan mengidentifikasi dan menetapkan pekerjaan apa saja yang mungkin dibutuhkan untuk ke depannya, perkiraan tentang pekerjaan yang lowong, jumlahnnya, waktunya, dan lain sebagainnya.
  • Melakukan rekrutmen tenaga kerja, dalam tahap ini diperlukannya analisis jabatan yang ada untuk membuat deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan
  • Melakukan seleksi tenaga kerja, proses menemukan calon karyawan yang dibutuhkan oleh perusahaan dan yang sesuai dengan syarat dan ketentuan perusahaan.
b. Melakukan Program Pelatihan/ training


Dengan adanya pelatihan atau traning karyawan dapat bekerja dengan baik karena menguasai dan ahli pada bidangnya masing-masing sehingga dapat memberikan kepuasan bagi diri sendiri dan perusahaannya.

Program pelatihan tersebut dikatakan efektif apabila bermanfaat bagi perserta atau karyawan dan dampak positifnya membuat karyawan menguasai tugas dan tanggung jawabnya sehingga dapat meningkatkan prestasi kerja karyawan.

c. Memberikan rewards atau kompensasi dan proteksi pada karyawan

Manajer HRD memiliki tugas untuk memberikan reward atas kontribusi yang telah diberikan karyawannya secara teratur. Selain itu, proteksi juga perlu diberikan kepada karyawan agar dalam menjalankan pekerjaannya merasa aman, nyaman dan tenang. Dengan rewards dan proteksi tersebut membuat kinerja karyawan lebih maksimal.


d. Mengelola hubungan antara manajemen dengan karyawan


Manajer HRD perlu mengelola hubungan yang baik antara manajemen dengan karyawan. Dengan begitu, akan tercipta iklim kerja yang kondusif bagi kedua belah pihak. 

f. Manajemen pengembangan diri

Manajer HRD harus membantu karyawan untuk mengembangkan potensi diri karyawannya. Dan proses pengembangan diri dapat dimulai dengan menentukan peta dasar dari pengetahuan tentang:

  • Siapa diri kita?
  • Apa yang kita mau dan tujuan kita?
  • Apa yang kita punya untuk mencapai tujuan itu?

g. Penilaian kerja


Tugas seorang manajer SDM selanjutnya adalah melakukan penilaian kinerja atau penilaian prestasi kerja. Penilaian prestasi kerja ini digunakan untuk menilai rasio hasil kerja nyata dengan key performance indicators (KPI) yang telah ditetapkan.


Dari tugas-tugas manajemen SDM di atas dapat dipahami bahwa manajer memiliki tugas yang sangat penting di dalam suatu perusahaan, mulai dari proses persiapan dan penyeleksian tenga kerja, pengembangan dan evaluasi karyawan, pemberian kompensasi, melakukan pelatihan karyawan, hingga melakukan penilaian secara berkala karyawan-karyawannya. Tugas-tugas tersebut harus diselesaikan dengan baik agar perusahaan dapat mencapai visi, misi dan tujuan perusahaan.


Gaya Kepemimpinan Dalam Manajemen SDM


Dalam mencapai tujuan yakni untuk dapat menguasai atau mempengaruhi serta memotivasi orang lain, maka dalam penerapan manajemen sumber daya manusia diperlukan beberapa gaya kepemimpinan, diantaranya:

1. Democratic Leadership

Yaitu suatu gaya kepemimpinan yang fokus pada kemampuan untuk menciptakan moral dan  kemampuan untuk menciptakan saling kepercayaan.

2. Dictatorial atau autocratic Leadership

Yaitu suatu gaya kepemimpinan yang dijalankan dengan kekuasaan untuk memaksakan keinginannya kepada bawahannya demi kepentingan pribadinya dan / atau golongannya dengan kesediaannya untuk menerima segala risiko apapun.

3. Paternalistik Leadership

Yaitu bentuk gabungan dari gaya kepemimpinan democratic dan gaya kepemimpinan dictatorial.

4. Free Rain Leadership

Yaitu salah satu gaya kepemimpinan yang menyerahkan sepenuhnya seluruh kebijaksanaan pengoperasiaan manajemen sumber daya manusia kepada bawahannya dengan hanya berpegang kepada ketentuan-ketentuan pokok yang ditetapkan oleh atasan mereka. 

Itulah ulasan mengenai apa itu manajemen SDM dan tugasnya. Sehubungan dengan fungsi manajemen apapun itu, aktivitas manajemen SDM harus direncanakan, dikembangkan, dimonitoring, dievaluasi, dan diubah apabila perlu sehingga pihak manajemen SDM dapat memberikan kontribusi positif pada kinerja perusahaannya dan juga para pegawainya di tempat kerja.

0 komentar

Post a Comment