Fungsi, Jenis, dan Cara Kerja Andon

Salah satu istilah yang terdapat di dalam manufakturing yang merupakan sistem atau alat, dengan fungsi yang meliputi pemberian peringatan kepada mekanik, management, dan pekerjaan lainnya disebut dengan Andon. Dalam sistem tersebut juga terdapat bagaimana kualitas serta masalah yang biasa terjadi di dalam sebuah proses produksi.

 


 

Apa itu Andon?


Andon berasal dari bahasa Jepang yang dapat ditulis dalam aksara katakana アンドン atau dalam aksara hiragana あんどん dan atau dalam aksara kanjinya 行灯.


Andon adalah sistem notifikasi atau pemberitahuan terkait dibutuhkannya maintenance jika terdapat masalah dalam proses produksi di lini produksi suatu manufaktur. Dengan adanya Andon ini akan memudahkan karyawan dalam melakukan identifikasi lokasi permasalahan dan mempercepat penanganan atau problem solvingnya. 

Intinya, di dalam Andon itu sendiri terdapat papan yang telah dilengkapi dengan suara dan sinyal lampu. Fungsinya adalah untuk memberi indikasi apakah ada masalah yang terjadi pada workstation ataukah tidak. Operator juga bisa mengaktifkan tanda bahaya secara manual dengan menggunakan tombol bahaya, atau dengan cara otomatis melalui sensor yang telah terpasang di sistem atau alat itu sendiri.

 

Fungsi Andon

 

Fungsi sistem andon dalam proses manufakturing itu sendiri meliputi hal-hal sebagai berikut:
 

1. Sebagai Sinyal Gangguan

  • Akan muncul alarm suara atau suara yang terdapat pada gangguan mesin atau line produksi dengan memberikan sinyal gangguan.
  • Setiap sinyal gangguan yang ada itu tidak sama dengan jenis gangguan itu sendiri.
  • Setiap sinyal gangguan yang dikirimkan ke beberapa bagian berhubungan melalui remote display.
  • Menyimpan seluruh data gangguan yang ada berupa jam selesai yang terdapat pada database, lokasi, jam perbaikan, jenis-jenisnya, serta jam mulainya.
  • Mengolah database gangguan supaya bisa dievaluasi kembali kinerjanya pada setiap mesin yang ada, pada material support, pada line produksi, atau yang terjadi pada bagian maintenencenya.

2. Sebagai Data Produksi

  • Memberikan data mengenai rencana-rencana produksi.
  • Memberikan data mengenai target produksi hingga saat itu yang dihitung pada waktu serta proses kerjanya.
  • Memberikan data mengenai hasil produksi hingga saat itu yang dihitung dari bagian sensor produksinya.
  • Menyimpan seluruh data hasil produksi yang masuk ke dalam database baik hasil akhir dalam hitungan setiap jamnya, maupun hasil akhirnya saja.
  • Mengolah database yang terdapat pada hasil produksi supaya memperoleh angka penurunan/kenaikan di dalam produktivitasnya.


Jenis-jenis Andon Light yang Secara Umum Digunakan


 

Ada banyak jenis peralatan yang sudah modern, yang dilengkapi dengan tulisan, alarm suara, serta jenis display yang lainnya, yang memodifikasi sistem/alat manufakturing ini dengan cara menghubungkan mesin dan peralatannya. Mesin itu pun nantinya akan berhenti bekerja apabila ada kendala/masalah yang terjadi di sana.
 

Berikut ini adalah beberapa jenis sistem/alat andon dalam manufakturing yang banyak digunakan:
 

1. Tumpukan Andon Light yang Memiliki Warna


Secara umum, kondisi normal pada sistem manufakturing tersebut memiliki warna hijau. Sedangkan untuk warna kuning, akan mengindikasikan bantuan seperlunya. Untuk warna merah yang berkaitan dengan alarm suara, menandakan adanya proses yang tiba-tiba berhenti atau harus berhenti dengan segera.
 

2. Display atau Papan
 

Memiliki ciri umum sebagai berikut:

  • Pada bagian papannya akan menunjukkan summary yang sumbernya adalah dari work station.
  • Bisa juga dipakai untuk memberikan sinyal di setiap station yang ada mengenai line assembly yang siap untuk kemudian diberi tugas berikutnya.
  • Bisa juga dipakai untuk memperlihatkan bagian station mana yang ada masalah. Apabila masalahnya memang benar-benar berbahaya maka sistem manufakturing itu bisa menjadi indikator. Indikator itu akan menghentikan atau mencegah masalah lainnya apabila memang ada masalah yang serius di sana.

3. Sistem Manufakturing yang Dihubungkan ke Bagian Mesin serta Memberinya Sinyal Saat Ada Masalah
 

Jika masalah di dalam mesin memang benar-benar serius maka Andon akan menjadi indikator yang secara fungsi, langsung melakukan pencegahan timbulnya masalah baru atau menghentikan masalah yang ada saat itu.
 

Sistem di dalam alat manufakturing ini juga menjadi prinsip mereka dalam metode jidoka quality control, yang secara langsung dipelopori oleh Toyota. Hal itu juga menjadi pendekatan yang berasal dari konsep lean.
 


Bagaimana Sistem Andon Bekerja?

Kini, kemajuan teknologi semakin bertambah dan meningkat. Terbukti dengan banyaknya terobosan baru misalnya pada sistem Andon ini, yang berbasis teknologi informasi. Cara kerjanya hampir sama dengan sistem konvensional tetapi penerapannya secara teknologi memberikan banyak kemudahan. Salah satunya adalah setiap orang dari level manajemen/operasional dapat mengetahui status produksi yang berjalan dengan real time.

 

Dari gambar di atas dapat dijelaskan Andon memperlihatkan informasi status yang ada di wilayah suatu pabrik dengan sebuah display visual.

Sistem manufakturing di dalamnya berupa lampu sederhana yang nantinya akan memudahkan operator dalam memberikan sinyal terkait adanya masalah dalam sebuah mesin produksi.

Ketika operator sudah menaikan status masalah mesin di andon, maka monitor akan menampilkan sinyal terkait adanya masalah mesin tersebut. Sinyal itu akan mengenai situs wilayah yang ditandai dengan beragam warna yaitu hijau, kuning, dan merah. 

Jika bersifat otomatis, maka indikator dari sistem andon akan menampilkan apakah problem tersebut terjadi pada bagian material shortage /quality, technical problem, atau bahkan undetected problem  sesuai desain awal andon tersebut.

Selanjutnya engineer menerima pemberitahuan terkait masalah mesin dan mengatasinya. Jika masalah mesin sudah dapat diperbaiki dan dapat beroperasi sebagaimana mestinya, engineer akan menutup atau mengakhiri permasalahan (issues) tersebut pada sistem andon.
 

Beberapa manfaat yang terdapat pada sistem Andon ini di antaranya yaitu:
 

  1. Memberi atensi atau perhatian dalam waktu cepat pada beberapa masalah yang muncul di dalam proses manufaktur itu sendiri.
  2. Menyediakan sebuah mekanisme yang sifatnya sederhana serta konsisten, khususnya dalam menyampaikan suatu informasi di wilayah pabrik.
  3. Mendorong adanya reaksi dalam waktu cepat untuk setiap masalah keamanan, kualitas dan down timenya.
  4. Meningkatkan akuntabilitas yang ada pada operator dengan cara meningkatkan tanggung jawab untuk sebuah produksi yang lebih baik lagi, serta memberdayakan mereka dalam melakukan suatu tindakan untuk menyelesaikan masalah.
  5. Meningkatkan kemampuan dari supervisor untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan setiap masalah yang terjadi di dalam manufaktur dalam waktu cepat.


Anda dapat memesan berbagai sistem andon dengan desain andon yang bisa disesuaikan dengan keperluan. Saat ini  sistem andon sudah sangat fleksible, bisa diintegrasikan ke dalam sistem yang sudah berjalan atau dikoneksi dalam suatu jaringan sistem manufakturing sehingga kerjanya lebih canggih dan realtime.


Sistem yang satu ini juga akan lebih mudah diakses dengan menggunakan jaringan internet baik LAN ataupun WAN. Tujuannya agar setiap karyawan dapat mengetahui masalah yang tiba-tiba muncul dalam waktu yang cepat.

0 komentar

Post a comment