Keunggulan Konstruksi Modular, Desain, dan Biaya Pembuatannya

Author -  Muzaki L

Metode konstruksi dalam suatu proyek pembangunan sangat beragam. Salah satu jenis metode konstruksi tersebut adalah konstruksi modular atau modular struktur. Metode konstruksi ini memiliki banyak keunggulan, sehingga kini sering digunakan oleh para kontraktor.

Memangnya, seperti apa sistem modular pada bangunan? Apa saja keunggulan atau kelebihannya? Pengertian, keunggulan, desain, dan biaya dalam penerapan modular struktur pada suatu bangunan akan dibahas lebih lengkap melalui artikel ini!





Apa Itu Konstruksi Modular?


Seperti apa konsep dari modular struktur? Apa saja jenis-jenisnya? Berikut ini pengertian dan jenis-jenis sistem modular struktur, yaitu:


A. Pengertian Konstruksi Modular

Suatu proyek pembangunan skala besar bisa menimbulkan banyak dampak negatif terutama ketika dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Masyarakat di area sekitar bisa merasa terganggu. Selain itu, masalah lainnya dapat muncul jika lokasi proyek pembangunan terlalu jauh atau terpencil.

Salah satu solusi untuk mengatasi atau mengurangi dampak negatif dari permasalahan tersebut adalah penerapan metode sistem modular atau modular struktur dalam proses pembangunannya.

Konstruksi modular adalah sebuah metode konstruksi yang dilakukan melalui proses fabrikasi. Artinya, pembuatan struktur bangunan dapat dilakukan di tempat lain (pabrik) tanpa harus dilakukan langsung pada tempat pembangunan.

Nantinya, struktur bangunan yang sudah selesai dibuat akan dipindahkan menggunakan alat berat tertentu untuk dibawa ke lokasi proyek. Di lokasi proyek pembangunan, struktur-struktur tersebut hanya perlu dipasang atau saling dihubungkan.

Cara ini dapat membuat pembangunan suatu proyek di lokasi tertentu menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien. Metode modular struktur sangat membantu proses pembangunan konstruksi skala besar di tempat-tempat terpencil.

Salah satu contoh pembangunan proyek besar yang menggunakan metode ini adalah pembangunan konstruksi elevated toll Jakarta-Cikampek. Bagian girder-girder dibuat terlebih dahulu di yard fabrikasi, kemudian baru dipindahkan ke lokasi pembangunan.


B. Jenis-jenis Konstruksi Modular


Berikut ini beberapa jenis sistem secara umum menggunakan modular struktur, yaitu:



1. Volumetrik

Sebagian besar bagian suatu bangunan telah dirakit di pabrik. Bagian-bagian tersebut telah dilengkapi dengan berbagai instalasi penunjang, seperti suplai air, Mechanical Electrical & Plumbing (MEP), interior, dan lain sebagainya. Seluruh bagian tersebut pun akhirnya dikirim ke lokasi proyek pembangunan untuk saling dihubungkan.


2. Flat Pack

Jenis yang satu ini mengemas semua komponen modular dalam satu paket ringkas, sehingga mudah dikirim ke berbagai lokasi bahkan lokasi yang sulit dijangkau. Satu paketnya berisi bagian lantai, atap, panel dinding lengkap, dan berbagai komponen pendukung lainnya.


3. Prefab

Berisi kerangka dan komponen suatu bangunan yang dibuat berdasarkan spesifikasi tertentu. Kerangka bangunan disusun berdasarkan bagian utamanya yang nantinya akan dikemas dengan komponen lain. Setelah itu, pengiriman ke lokasi proyek pun dilakukan.

Nantinya kerangka dan komponen bangunan akan dirakit di lokasi proyek yang sudah ditentukan.


4. Stacking

Stacking merupakan jenis sistem atau metode modular yang menumpuk modul atau bagian bangunan menjadi dua lantai atau bahkan lebih.

Keunggulan Konstruksi Modular


Konstruksi modular memiliki banyak kelebihan, sehingga tidak heran jika saat ini sudah banyak proyek pembangunan skala besar menggunakan metode tersebut. Apa saja keunggulannya? Berikut ini beberapa keunggulan atau kelebihan dengan menerapkan metode modular construction, yaitu:


1. Menghemat Waktu Pengerjaan

Pembangunan menggunakan modular struktur akan menghemat waktu pengerjaan karena bagian-bagian bangunan dapat dikerjakan di pabrik. Ketika hujan atau cuaca buruk pun pengerjaan bagian-bagian bangunan tidak akan tertunda atau terhambat.

Ketika proses pembuatan struktur bangunan berlangsung, proses persiapan pembangunan di lokasi proyek pun dapat berlangsung di waktu bersamaan. Oleh karena itu, total waktu yang diperlukan lebih cepat atau singkat.


2. Menghemat Biaya yang Dikeluarkan

Kelebihan lainnya adalah biaya yang dikeluarkan akan lebih hemat. Hal ini karena semua material yang diperlukan dapat dikirim ke satu lokasi pabrik yang lebih terjangkau untuk proses pembuatan bagian-bagian bangunan. Seluruh mesin juga sudah tersedia di pabrik, sehingga tidak perlu dipindahkan.


3. Keselamatan Pekerja Lebih Terjamin

Keunggulan atau kelebihan lainnya dari metode konstruksi modular adalah lebih menjamin keselamatan dan keamanan pekerja. Hal ini karena proses pembuatan bagian-bagian bangunan dilakukan pada lokasi pabrik.

Pabrik tempat pembuatan struktur bagian-bagian bangunan tentu saja sudah dilengkapi dengan sistem K3 yang memadai, sehingga pekerja pun lebih terjamin keselamatannya.


4. Kualitas Pekerjaan dapat Dikontrol dengan Baik

Pembuatan bagian-bagian bangunan di pabrik membuat seluruh proses pengerjaannya dapat dikontrol secara langsung dengan baik dan berkala. Kualitas pengerjaan di pabrik juga pastinya akan semakin baik karena adanya pengawasan yang ketat. Hasil yang diperoleh pun akan lebih berkualitas.


5. Lebih Fleksibel

Metode modular struktur juga lebih fleksibel. Ketika nantinya sudah tidak digunakan atau memerlukan pembaharuan, bagian-bagian bangunan dapat dibongkar dan direlokasi terlebih dahulu.


Panduan Desain Konstruksi Modular



Proses pembuatan arsitektur modular secara umum terdiri dari tiga tahapan pokok yaitu pembuatan bagian bangunan di fabrication yard, proses pengangkutan, dan perakitan di lokasi proyek. Masing-masing tahapan dilakukan sesuai dengan desain bangunan modular yang akan dibuat.

1. Pembuatan Bagian Bangunan di Fabrication Yard

Seluruh atau sebagian bagian-bagian bangunan akan dibuat atau dirakit di pabrik hingga menjadi struktur tertentu sesuai panduan. Tahapan ini mencakup proses equipment, piping, machinery, electrical, instrument, dan lain sebagainya.


2. Proses Pengangkutan






Bagian-bagian bangunan yang sudah dibuat di pabrik kemudian akan dipindahkan atau diangkut menuju lokasi proyek pembangunan. Pengangkutan ini dilakukan menggunakan alat berat yang disesuaikan dengan bentuk dan berat komponen-komponen bangunan.

3. Perakitan Langsung di Lokasi Proyek Pembangunan






Bagian-bagian bangunan yang sudah sampai di lokasi proyek pembangunan kemudian dirangkai atau disusun sesuai desain. Proses ini membutuhkan alat berat, seperti crane dan alat lainnya. Proses perakitan ini membutuhkan pre-service analysis dan in-service analysis yang matang.


Biaya Konstruksi Modular






Harga konstruksi modular tergantung beberapa faktor misalnya, besarnya proyek pembangunan, desain bangunan, jenis bangunan, lokasi, material, peralatan, mesin, dan lain sebagainya. 

Sebagai contoh, rumah tipe 33 yang dibangun dengan metode modular struktur membutuhkan biaya kurang lebih Rp 50.000.000 - Rp 70.000.000. Sementara untuk jenis dan desain proyek bangunan yang lebih besar, seperti gedung bertingkat membutuhkan biaya lebih tinggi hingga ratusan juta rupiah.

Namun, ketika dibandingkan dengan metode pembangunan konvensional, maka biaya pembangunan dengan sistem modular struktur tentu saja jauh lebih murah.

Konstruksi modular menjadi metode konstruksi pembangunan yang sering digunakan. Hal tersebut karena modular struktur memiliki lebih banyak kelebihan terutama untuk mempercepat proses dan menghemat biaya yang dikeluarkan dalam suatu proyek pembangunan.

0 komentar

Post a Comment