Marketing Sukses dengan Iklan Bahasa Jawa yang Khas dan Unik: Ini Keuntungannya

Author -  Admin Pengadaan

Jawa merupakan salah satu pulau dengan penduduk terpadat di dunia. Pulau ini menjadi wilayah urbanisasi dari berbagai pulau di Indonesia. Meskipun demikian, bahasa yang paling banyak digunakan oleh masyarakatnya adalah Bahasa Jawa. Dengan jumlah penutur Bahasa Jawa yang mencapai 84,3 juta penduduk (sensus 2000) menjadikan bahasa ini menjadi bahasa daerah dengan penutur terbanyak.

Dengan kondisi tersebut tak ayal sampai saat ini kita sering kali menemukan contoh iklan berbahasa Jawa baik di media elektronik maupun cetak. Hal ini disebabkan audience iklan Bahasa Jawa masih banyak. Dengan menggunakan bahasa daerah tersebut akan lebih mudah menggaet hati konsumennya, khususnya masyarakat yang memang kesehariannya menggunakan Bahasa Jawa.

Bahkan sangking banyaknya penutur Bahasa Jawa dan mudahnya bahasa ini dipelajari, masyarakat pun sudah banyak yang bisa mengartikan dan memahami penyampaian iklan yang menggunakan Bahasa Jawa.



Keuntungan Penggunaan Iklan dengan Bahasa Jawa


Lalu, apa saja sih keuntungan dari penyampaian iklan dengan menggunakan Bahasa Jawa? Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa sebaiknya copywriting sponsorship disampaikan dengan Bahasa Jawa, yaitu:

  1. Logat bahasa Jawa yang khas dan unik dapat dengan mudah diingat oleh masyarakat.
  2. Membuat produk perusahaan lebih dekat dengan mayoritas suku terbesar di Indonesia.
  3. Mampu meningkatkan omset penjualan atas produk yang diiklankan karena target marketnya yang besar.
  4. Perekonomian di pulau Jawa semakin meningkat sehingga berdampak positif terhadap perputaran perekonomiannya. Peluang ini sangat bagus jika pengiklan menggunakan Bahasa Jawa untuk iklan produknya.



Contoh Iklan Bahasa Jawa yang Menarik

Contoh iklan bahasa jawa ini sangat banyak sekali, mulai dari makanan dan minuman, pendidikan, pemberitahuan maupun media cetak.

Bila Anda tinggal di Pulau Jawa dan kerap mencermati siaran di radio tentu kerap sekali menemukan Contoh Iklan Bahasa Jawa. Tidak Hanya di radio sih, banyak di stasiun televisi yang menyiarkan seluruh programnya dengan memakai Bahasa Jawa, semacam J– TV misalnya.


1. Iklan Produk Pakaian

Pakaian (baju, celana, kaos, kemeja, jaket, topi, rok, dan lain-lain.) juga sangat bagus ketika dibuatkan iklan bahasa Jawa, kalau saja targetnya adalah masyarakat Jawa.

Anda bisa merangkai kata-kata promosi pakaian dalam basa Jawa yang halus demi menarik calon pembeli.

Berikut di bawah ini adalah beberapa contoh iklan Bahasa Jawa untuk produk pakaian:

  • Tambah kerep blanja ndek kene, tambah akeh untungnya
  • Tambah akeh barang sing kon tuku, tambah gedhe diskone
  • Kelambi anak iki nyaman dienggo si-kecil amarga iso nyerep kringet
  • Cepet diorder, sadurunge kentekan
  • Ana resleting ngarep sing gampang laan cocok kanggo busui

Sedangkan contoh iklan pakaian dalam Bahasa Jawa yang berbentuk transkrip adalah sebagai berikut:

A  : Jeng, ayu nemen yakin nganggo klambi muslimah kaya seng mbok nggo, manglingi, wangi nemen maning, tukune neng endi donge? 

‘Jeng, cantik sekali pakai baju muslimah seperti itu, pangling sumpah, wangi sekali juga, belinya dimana?’

B : Jelas dhong Jeng, Aku ki tukune neng Toko Busana Afiya. Pokoke lek pengin penampilan keren, mrono ae Jeng. Neng jalan Gajah Mada No 1 Jember, cedek pasar Tanjung.

‘Jelas dong Jeng, saya ini beli di Toko Busana Afiya. Pokoknya kalau mau penampilan keren, kesana saja Jeng. Ke Jalan Gajah Mada No 1 Jember, dekat pasar Tanjung’

A : Iya wis Jeng, Aku ate mrono, pengin mborong, ben bojonku ora lirak-lirik maning neng wadon lain ah

‘Iya sudah Jeng, saya mau kesana, mau memborong, supaya suamiku tidak lirak-lirik perempuan lagi ah’


2. Iklan Layanan Masyarakat



Untuk iklan layanan masyarakat yang menggunakan bahasa Jawa, berikut ini adalah contohnya:


a. Contoh Iklan Bahasa Jawa Tentang Kesehatan

Edukasi mengenai bahaya merokok

  • Rokok mateni kowe alon-alon!
  • Urip waras tanpa rokok
  • Adohi rokok saiki uga!
  • Rokok padha karo nduduk kuburan kowe dhewe
b. Edukasi mengenai penggunaan narkoba

  • Urip dadi luwih becik tanpa narkoba
  • Narkoba iku musuhe prestasi-mu
  • Nikmati masa enommu tanpa narkoba

c. Edukasi tentang Cara Bersosial Media
  • Jempolmu yaiku macanmu, bijaklah bersosial media.
  • Stop HOAX karo nglakoke klarifikasi, konfirmasi, lan validasi informasi sing kowe tampa!
  • Simpan gadgetmu, ngobrolo karo wong paling cedhakmu!


Selain bentuk tagline di atas, iklan masyarakat biasanya disampaikan dalam bentuk banner/poster seperti berikut contohnya:

 




3. Contoh Iklan Bahasa Jawa Tentang Lingkungan

a. Peduli terhadap sampah

  • Ora ana sampah, ora ana banjir
  • Njaga keresikan demi generasi masa ngarep sing cerah
  • Siji sampah menimbulkan ewon masalah
  • Pikiran sing bening diawali saka lingkungan sing resik

b. Giat hemat air bersih

  • Banyu yaiku sumber kuripan, gunakna karo sabecik-becike lan aja sampe mubazirs
  • Tutup kran sakwuse digunakne, ayo ngirit banyu!

c. Peduli terhadap alam

  • Slametake alas, slametake donya
  • Alas yaiku paru-paru donya, ayo slametake

4. Iklan Bahasa Jawa Produk Makanan

Ini adalah contoh transkrip iklan Bahasa Jawa dengan pengiklan yang ingin memperkenalkan produk makanan berupa bakso:

coy, awakmu wis ngerti durung?

‘Coy, kamu sudah tahu belum?’

apa?

‘apa?’

yen neng Sumberayu ana pondok bakso karo mi pangsit rasane jos nemen!’

‘Kalau di Sumberayu ada pondok bakso karo mi pangsit rasane jos nemen!’

B : oh.., kuwe tah Bakso Pak Dullah. Sing adol bakso arane Pak Dullah mulane ka diarani Bakso Pak Dullah. Tempate neng Patok Sewelas ngalor, ngarepe SD Gumuk.

‘Oh, itu sih Bakso Pak Dullah, Yang jual bakso namanya Pak Dullah makanya diberi nama Bakso Pak Dullah Tempatnya di Patok Sewelas ke utara, depan SD Gumuk.

A : wah bener kuwe coy, Bakso Pak Dullah regane kena nggo seduluran, rasane ya kena nggo seduluran. Wong neng Surabaya be ana cabange pirang-pirang, Bakso Pak Dullah juga bisa menerima pesanan

‘wah, benar itu coy, Bakso Pak Dullah harganya bisa untuk persaudaraan, rasanya juga bisa untuk persaudaraan. Di Surabaya juga ada cabangnya banyak, Bakso Pak Dullah juga bisa menerima pesanan’

B : pantesan rasane jos nemen ya wa?

‘Pantas rasanya jos sekali ya Pak?’

A : Aja kesuwen, pada mbakso neng Bakso Pak Dullah!

‘Jangan lama-lama, makan bakso di Bakso Pak Dullah!’

B : okelah kalo begitu


5. Contoh Poster Iklan Bahasa Jawa Produk Minuman

Berikut adalah contoh banner iklan Bahasa Jawa untuk produk minuman:










6. Iklan Bahasa Jawa Produk Bangunan

Ini adalah contoh transkrip iklan Bahasa Jawa dengan toko material bangunan sebagai pihak pengiklan:


A : Yu Sri matap ah, mborongi material bae, kas olih dhuwit semilyar, yu?
‘Mbak Sri mantap ah, memborong material terus, baru dapat uang semilyar Mbak?’

B : Mumpung ana rejeki kang Parni, agi-agi umahe cepet ngadheg beno lego

‘Mumpung ada rejeki Mas Parni, cepat-cepat rumahnya cepat jadi sudah lega’

A : Ngemeng-ngemeng mborong materiale neng endi yu komplit nemen

‘Ngomomng-ngomong memborong material dimana Mbak komplit sekali?

B : Ya neng toko bangunan Hasyim Jaya o kang, sing dodol jenenge kang Hasyim. Material apa bae ana, kaya kayu usuk, wesi, baja, reng, cat, genteng, keramik, batu alam, lan liya- liyane

‘Ya di Toko Besi Hasyim Jaya o Mas, yang jual namanya Mas Hasyim. Material apa saja ada, seperti kayu usuk, besi, baja, reng, cat, genteng, keramik, batu alam, dan lain- lainnya.



7. Iklan Bahasa Jawa Perabotan

Ini adalah contoh transkrip iklan Bahasa Jawa dengan toko perabotan sebagai pihak pengiklan:

Kangmas.., Aku ra kuat lek koyok ngene terus. Aku njaluk pegatlah!

‘Mas.., Saya tidak kuat kalau begini terus. Saya minta cerai!

Darling.., aja kaya ngono to.. kok iso ujug-ujug njaluk pegat?

‘Sayang.., jangan seperti itu.. kenapa tiba-tiba minta cerai?’

Ah, jarene dhong wis nikahan tuku mebel karo springbed sing empuke nggarai enek turu. Ndi buktine?

‘Ah, katanya kalau sudah nikahan akan membeli mebel dan springbed yang membuat nyaman buat tidur. Mana buktinya?’

B :Kalem darling, yuh saiki tak jak ndk toko Jaya Mebel Indonesia! 

‘Tenang sayang, yuk sekarang saya ajak ke toko Jaya Mebel Indonesia!’



Penggunaan bahasa menjadi salah satu aspek penting bagi pembuat iklan agar penyampainnya bisa berhasil. Hakikat dari bahasa iklan haruslah menarik dan mampu mempengaruhi sehingga sasaran mudah tercapai. Contoh iklan Bahasa Jawa di atas dapat dijadikan sebagai rujukan dalam membuat iklan menjadi lebih inovatif sehingga dapat menarik minat konsumen. 

0 komentar

Post a Comment