Produktivitas Tenaga Kerja: Pengertian, Faktor-faktor yang Mempengaruhinya, dan Manfaat Pengukuran Produktivitas

Salah satu dari masalah utama dalam perusahaan (kontraktor) di Indonesia adalah produktivitas tenaga kerja yang rendah. Padahal kenyataannya, perusahaan diharapkan terus berkembang dan mencapai laba yang memuaskan dengan produk yang telah dihasilkan oleh para pekerja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh perusahaan agar dapat bertahan dan mencapai laba yang diinginkan adalah dengan meningkatkan produktivitas sumber daya manusianya (SDM).

Selain menjadi aset terpenting bagi perusahaan, SDM juga menjadi salah satu komponen biaya terbesar dalam perusahaan. Oleh karenanya, manajer perusahaan harus mampu memperhatikan produktivitas tenaga kerja untuk mengatur tingkat efisiensi biaya perusahaan.


Pengertian Produktivitas Tenaga Kerja

Produktivitas tenaga kerja adalah tingkat kemampuan tenaga kerja dalam menghasilkan produk atau menyelesaikan suatu pekerjaan dengan volume tertentu dalam batas waktu tertentu dalam kondisi standar dan diukur dalam satuan volume/hari-orang.

Pengertian produktivitas bila dituliskan dalam suatu bentuk perumusan matematis adalah sebagai berikut :

Produktivitas = Satuan Hasil Kerja/ Satuan Waktu

Keterangan :
  • Hasil kerja adalah sejumlah hasil, tugas, atau proses yang bisa dilaksanakan dalam 1 (satu) periode tertentu (dapat berupa hari atau jam).
  • Satuan hasil kerja dapat berupa m3/jam, m2/jam, m’/jam.
  • Waktu kerja atau jam kerja adalah sejumlah waktu yang digunakan secara efektif dalam melaksanakan tugas dalam 1 (satu) periode. Satu periode yang dimaksud disini adalah waktu (jam) kerja normal dalam 1 hari kerja yaitu 8 jam.
Dari rumus tersebut dapat disimpulkan bahwa produktivitas tenaga kerja menunjukkan adanya kaitan antara output (hasil kerja) dengan waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk dari seorang tenaga kerja.

Tenaga kerja merupakan faktor penting dalam mengukur produktivitas karena besarnya biaya yang dikeluarkan untuk tenaga kerja merupakan bagian dari biaya yang terbesar untuk pengadaan produk dan jasa.

Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja

Banyak faktor yang mempengaruhi dan menentukan produktivitas. Upaya perusahaan dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerjanya harus terlebih dahulu memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi dan menentukan produktivitas dari tenaga kerja. Beberapa faktor yang bisa mempengaruhi produktivitas tenaga kerja adalah sebagai berikut:

1. Tingkat upah dan sistem bonus
Dengan pemberian upah kerja yang sepadan akan mendorong para pekerja untuk bekerja lebih giat lagi karena merasa jerih payahnya dalam proses produksi di proyek dihargai oleh pihak perusahaan (kontraktor). Produktivitas yang tinggi memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan upah kerja atau bonus yang lebih tinggi pula. Tingkat upah dan bonus yang diberikan juga bisa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan para pekerja untuk memilih tempat kerjanya.

2. Pendidikan, keahlian dan keterampilan para pekerja
Dalam peningkatan produktivitas, kualitas sumber daya manusia memegang peranan utama. Pendidikan dan keahlian para pekerja merupakan kunci peningkatan produk yang dihasilkan oleh para pekerja. Keterampilan para pekerja akan semakin bertambah apabila pekerja tersebut sering melakukan pekerjaan yang sama dan dilakukan secara berulang-ulang sehingga produktivitas pekerja tersebut meningkat dalam melakukan pekerjaan yang sama.

3. Usia pekerja
Usia pekerja yang relatif muda mempunyai produktivitas yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan pekerja yang usianya lebih tua (lanjut) karena pekerja yang usianya lebih muda mempunyai tenga yang lebih besar yang sangat diperlukan dalam pekerjaan konstruksi.

4. Pengadaan Barang
Pada saat pengadaan barang (sarana dan prasarana, alat tulis kantor (ATK), dan lain-lain) tiba di lokasi, maka pekerjaan para pekerja akan terhenti sesaat karena pekerja harus mengangkut dan terdapat mobilisasi barang tersebut ke tempat yang sudah direncanakan. Atau apabila pada saat pekerjaan sedang berlangsung dan material yang dibutuhkan tidak ada di lokasi proyek maka produktivitas pekerjaan tersebut akan terhenti karena akan menunggu suplai barang material tersebut.

5. Cuaca
Cuaca pada musim kemarau suhu udara akan meningkat (lebih panas) yang menyebabkan pekerja akan cepat kelelahan sehingga menyebabkan produktivitas akan menurun. Sedangkan pada musim penghujan pekerjaan yang menyangkut pondasi dan galian tanah (untuk pekerjaan konstruksi) akan terlambat karena kondisi tanah dapat longsor dan tidak dapat dilakukan pengecoran pada saat kondisi sedang hujan karena akan menyebabkan mutu beton hasil pengecoran berkurang. Hal ini tentunya akan berpengaruh pada produktivitas para pekerja.

6. Jarak Material
Adanya jarak material yang jauh akan mengurangi produktivitas pekerjaan, karena dengan jarak yang jauh antar material dan tempat dilakukannya pekerjaan memerlukan tenaga extra (tambahan). Contohnya : pengangkutan bata ke lantai 2 memerlukan 2 orang pekerja tambahan yaitu satu orang bagian bawah untuk melempar bata, yang lain di atas menangkap batu bata tersebut.

7. Hubungan Sosial/Kerjasama dan Komunikasi
Hubungan sosial antar pekerja akan mempengaruhi pelaksanaan kerja di lapangan. Adanya hubungan yang baik dan serasi antar sesama pekerja akan memudahkan komunikasi kerja sehingga tercipta situasi yang kondusif pada tumbuhnya semangat kompetitif dikalangan pekerja. Dengan begitu, tujuan yang diinginkan mudah tercapai.

Manfaat Pengukuran Produktivitas

Pengukuran produktivitas memiliki beberapa manfaat, yaitu:
  • Memberikan informasi bagi perusahaan untuk menentukan dan mengevaluasi kecenderungan perkembangan produktivitas perusahaan dari waktu ke waktu
  • Sebagai evaluasi perkembangan dan efektifitas dari perbaikan terus menerus yang dilakukan perusahaan;
  • Memperbaiki cara kerja dan memperbaharui cara kerja untuk meningkatkan laba perusahaan;
  • Memberikan informasi seberapa besar produktivitas tenaga kerja dari tahun ke tahun; 
  • Memberikan informasi apakah faktor-faktor penjualan, biaya bahan yang digunakan, biaya overhead produksi, biaya administrasi dan umum, dan biaya tenaga kerja mempengaruhi produktivitas tenaga kerja pada suatu perusahaan.

Pengukuran produktivitas adalah suatu cara untuk meningkatkan produktivitas. Produktivitas dapat dikatakan tinggi atau rendah bila telah dibandingkan dengan standar masa lalu. Peningkatan produktivitas terjadi bila keluaran yang sama dapat dihasilkan dari masukan yang lebih sedikit atau menghasilkan keluaran yang lebih banyak untuk masukan yang sama.

Itulah ulasan mengenai pengertian produktivitas tenaga kerja, faktor-faktor yang bisa mempengaruhi produktivitas tenaga kerja dan manfaat dari pengukuran produktivitas para pekerja.

0 komentar

Post a Comment