2023-04-05

Mengenal 19 Jenis Paku Di Dunia Konstruksi dan Perkantoran

Author -  Lubis Muzaki

Konstruksi adalah kegiatan yang melibatkan banyak komponen dan tahapan yang rumit, sehingga membutuhkan keterampilan dan pengetahuan yang baik. Salah satu komponen penting dalam konstruksi adalah paku, yang digunakan untuk mengikat berbagai bahan bangunan seperti kayu, besi, dan beton.

Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap kontraktor atau tukang bangunan untuk mempelajari jenis-jenis paku dan kegunaannya dalam konstruksi.


Mengenal 19 Jenis Paku Di Dunia Konstruksi dan Perkantoran


Penting untuk diingat bahwa pemilihan jenis paku yang tepat sangat penting untuk memastikan keamanan dan kekuatan bangunan yang dibangun. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan ukuran paku yang digunakan, karena ukuran yang salah dapat menyebabkan kerusakan pada bahan bangunan atau bahkan menyebabkan kegagalan struktural.


Berikut ini adalah jenis-jenis paku yang ada di pasaran:

1. Paku Beton




Salah satu hal yang sangat penting dalam proses konstruksi bangunan adalah penggunaan paku beton. Paku beton memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kekuatan dan keamanan sebuah bangunan

Ukuran paku beton biasanya mulai dari 2 cm hingga 15 cm.


2. Paku Tembok





Jenis paku berikutnya yang sering digunakan dan multifungsi adalah paku tembok. Meskipun namanya mengacu pada tembok, paku ini sebenarnya dapat digunakan untuk berbagai keperluan.

Paku tembok memiliki beberapa keunikan yang membedakannya dengan jenis paku lainnya. Salah satunya adalah bentuk kepala paku yang berbentuk kerucut terbalik. Kepala paku ini sangat membantu saat proses pemasangan, karena dapat menyembunyikan bagian kepala paku yang menonjol sehingga hasil akhir menjadi lebih rapi dan estetis.

Dalam pemilihan paku tembok, pastikan untuk memilih ukuran yang tepat untuk keperluan yang diinginkan. Ukuran paku tembok yang umumnya digunakan berkisar antara 3 cm hingga 8 cm. Selain itu, pastikan juga untuk memilih paku tembok yang berkualitas baik agar dapat memberikan hasil yang optimal dan tahan lama.


3. Paku Kayu



Paku kayu adalah salah satu jenis paku yang paling sering digunakan dalam berbagai proyek konstruksi. Paku ini sangat berguna untuk mengikat material dari kayu atau bahan lunak lainnya. Ukurannya bervariasi mulai dari 2 cm hingga 12 cm dan sering digunakan dalam berbagai konstruksi bangunan seperti pemasangan atap, tiang, pintu dan jendela, serta pembuatan berbagai jenis furniture seperti meja dan kursi.


4. Paku Cacing




Paku cacing atau yang sering disebut sebagai paku jepit papan merupakan jenis paku yang biasa digunakan untuk mengikat antar papan kayu. Fungsinya sangat penting agar papan-papan tersebut tidak lepas dan terikat erat satu sama lain. 

Sesuai dengan namanya, paku cacing memiliki bentuk yang bergelombang seperti cacing berjalan yang memudahkan pemasangan dan memberikan kekuatan lebih pada sambungan kayu. Hal ini dikarenakan paku cacing dibuat dengan menggunakan plat seng yang kemudian dibentuk menjadi bentuk yang bergelombang menggunakan mesin press. 

Proses ini membuat paku cacing menjadi kuat dan tahan lama dalam mengikat papan kayu. Ukuran paku cacing bervariasi mulai dari 3 mm, 9 mm, 12 1/2 mm, dan 15 mm.



5. Paku Bengkirai


Paku Bengkirai menjadi solusi tepat untuk Anda yang sedang membangun kusen jendela atau pintu yang menggunakan balok kayu solid dan keras seperti Bengkirai, jati, dan gelugu. Paku ini terbuat dari campuran besi baja dan dilapisi galvalis, sehingga tahan karat dan awet digunakan dalam jangka waktu yang lama.


Ukuran Paku Bengkirai cukup bervariasi, mulai dari 1 inchi, 2 inchi, 4 inchi, hingga 4 1/4 inchi. Ukuran paku yang tepat akan memberikan kekuatan dan stabilitas pada sambungan kayu yang Anda buat. Sehingga, Anda perlu memperhatikan ukuran paku yang sesuai dengan kebutuhan dalam membangun konstruksi kayu.


6. Paku Reng




Paku Reng adalah jenis paku yang digunakan untuk membuat konstruksi reng pada atap.

Paku Reng termasuk ke dalam paku beton dan terbuat dari bahan yang kuat dan tahan lama, sehingga mampu menahan beban dan tekanan yang terjadi pada reng atap.Ukuran Paku Reng cukup bervariasi, mulai dari 1 inchi hingga 1 1/5 inchi..


7. Paku Usuk


Paku usuk adalah jenis paku yang digunakan untuk memasang dan mengikat kayu usuk pada rangka atap. Paku ini memiliki ukuran bervariasi, mulai dari 2 1/5 inchi hingga 8 inchi. Pemilihan ukuran yang tepat akan memberikan kekuatan pada sambungan kayu usuk yang Anda buat.



8. Paku Kawat Baja




Salah satu ciri khas paku kawat baja adalah pada kepala paku yang lebih tebal dan memiliki guratan. Hal ini memungkinkan paku kawat baja untuk tetap kuat dan tidak mudah rusak saat dipalu. Selain itu, paku ini juga memiliki leher yang lebih tebal dan tahan terhadap tekanan, sehingga tidak mudah patah saat digunakan.


Paku kawat baja biasanya digunakan untuk mengikat benda-benda yang berat dan membutuhkan daya tahan yang tinggi, seperti besi, kayu, dan beton. Ukuran paku kawat baja juga bervariasi, mulai dari 2 cm hingga 15 cm, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek konstruksi yang sedang dikerjakan.


9. Paku Triplek



Apakah Anda sering memasang pigura foto atau memperbaiki perangkat berbahan kayu tipis seperti balok, kaso, dan reng? Jika ya, maka Anda pasti membutuhkan paku yang tepat untuk mengikat bahan-bahan tersebut. Paku triplek bisa menjadi pilihan tepat untuk kebutuhan tersebut.


Seperti namanya, paku triplek dirancang khusus untuk melekatkan benda dengan bahan kayu tipis, seperti triplek atau plywood. Meskipun memiliki kekuatan yang lemah, paku ini tetap mampu menjaga benda agar tetap terikat dengan kokoh. Namun, perlu diingat bahwa paku triplek tidak cocok untuk menembus dinding atau benda-benda yang lebih tebal.


Paku triplek terbuat dari besi dan memiliki warna putih mengilap atau agak keruh. Meskipun terlihat kecil dan sederhana, paku ini memiliki ukuran yang bervariasi, yaitu 3/4 inchi dan 1/2 inchi. 


10. Paku Kalsiboard



Paku kalsiboard digunakan untuk melekatkan kalsiboard pada rangka kayu. Kalsiboard sendiri merupakan material yang sering digunakan untuk dinding partisi, plafon, dan sejenisnya. Kalsiboard terbuat dari campuran semen, kertas, dan bahan tambahan lainnya sehingga cukup kuat dan tahan lama.


Paku kalsiboard memiliki ukuran yang bervariasi, namun ukuran yang paling umum adalah 1 inchi. Ukuran ini biasanya sudah cukup untuk memperkuat rangka kayu dan kalsiboard agar terpasang dengan kuat dan kokoh.


11. Paku Duplex




Dalam proses pengecoran, kawat biasanya digunakan sebagai patokan agar beton bisa dicor dengan rata dan presisi. Namun, bagaimana cara mengikat kawat tersebut agar tidak mudah lepas? Jawabannya adalah dengan menggunakan paku duplex.

Paku duplex adalah jenis paku yang dirancang khusus untuk memudahkan pengikatan kawat pada proses pengecoran.

Paku duplex terbuat dari baja yang kuat dan tahan karat sehingga dapat digunakan untuk proyek-proyek besar maupun kecil. Ukurannya pun beragam, mulai dari 2 inchi, 2 1/2 inchi, 3 inchi, 3 1/2 inchi, hingga 4 inchi.



12. Paku Rivet




Paku rivet adalah salah satu jenis paku yang digunakan untuk mengikat pelat logam secara permanen tanpa khawatir lepas. Namun, sebelum memasang paku rivet, dibutuhkan perhitungan yang tepat untuk menghindari kesalahan dalam pemasangan.


Terdapat tiga jenis paku rivet, yaitu 

  • Rivet kepala penuh, digunakan untuk mengikat pelat logam yang tidak memiliki akses dari kedua sisi pelat tersebut
  • Rivet kepala setengah tertanam, digunakan pada pelat logam yang memiliki akses dari satu sisi saja
  • Rivet kepala terendam, digunakan pada pelat logam yang ingin memiliki tampilan yang rapi dan halus.

Ukuran paku rivet bervariasi, dengan panjang sekitar 4 cm dan diameter antara 12 mm hingga 50 mm. Namun, sebelum memilih ukuran paku rivet yang tepat, perhitungan harus dilakukan dengan hati-hati agar dapat menghindari kesalahan dalam pemasangan.


13. Paku Seng/Asbes/Payung




Paku ini memiliki fungsi khusus untuk menyambung atau mengikat material atap seperti seng, asbes, atau fiber agar tidak mudah lepas dan menimbulkan kerusakan.


Salah satu hal yang membuat paku seng begitu populer di kalangan pembangun adalah kekuatan dan ketahanannya. Paku seng biasanya terbuat dari besi yang telah dilapisi dengan lapisan galvanis sehingga tidak mudah berkarat dan tahan terhadap korosi. Dengan demikian, paku seng bisa digunakan dalam waktu yang lama dan tetap awet meskipun terkena paparan air atau cuaca ekstrem.


Selain itu, paku seng memiliki bentuk kepala yang khas, yaitu seperti payung. Fungsi dari bentuk kepala ini adalah untuk menahan air agar tidak merembes ke bawah dan menyebabkan kebocoran pada sambungan antara material atap. Kekuatan dan keunikan inilah yang membuat paku seng sangat diandalkan dalam dunia konstruksi, terutama pada pembangunan atap.


Tidak hanya digunakan untuk memasang atap seng atau asbes, paku seng juga dapat digunakan untuk menyambung papan fiber dan bahan lainnya agar tidak mudah lepas. Selain itu, keunikan paku seng juga terletak pada bentuk batangnya yang sedikit berulir. Hal ini memudahkan pengguna dalam memasang paku seng dan membuatnya lebih kuat dalam menahan beban atau tekanan.


Ukuran paku seng sendiri bervariasi, tergantung pada kebutuhan pengguna. Biasanya, ukuran paku seng berkisar antara 7 cm hingga 10 cm.


14. Paku Clout Head




Paku clout head merupakan salah satu jenis paku yang sering digunakan dalam pembuatan furnitur. Paku ini memiliki kepala yang lebar dan batang yang pendek, sehingga sangat cocok digunakan pada sambungan kayu yang dimanfaatkan sebagai dowel sambungan.


Dowel sambungan sendiri merupakan teknik pengikatan dua potongan kayu dengan cara menancapkan paku kecil ke dalam kedua potongan kayu yang hendak disambungkan. Teknik ini biasanya digunakan untuk membuat sambungan yang kuat, karena paku clout head yang digunakan dapat menahan beban yang cukup berat.


Paku clout head terbuat dari bahan besi yang telah dilapisi dengan lapisan zinc, sehingga memiliki daya tahan yang cukup tinggi terhadap karat. Ukurannya bervariasi, mulai dari 1/2 inchi hingga 1 inchi, dengan diameter sekitar 3,7 mm.


15. Paku Veneer Pin


Paku Vanner Pin adalah jenis paku yang dirancang khusus untuk memasang papan veneer pin atau papan yang terbuat dari serbuk kayu. Jenis papan ini umumnya memiliki ketebalan yang lebih tipis dibandingkan dengan papan kayu biasa, sehingga diperlukan paku yang sesuai agar dapat menahan beban dengan baik dan aman.


Paku Vanner Pin memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda dengan paku biasa. Paku ini memiliki batang yang kecil dan ujung yang tajam sehingga mudah menembus papan veneer pin. Selain itu, paku Vanner Pin juga terbuat dari bahan besi yang tidak terlalu kuat sehingga tidak merusak papan ketika dipaku.


Kelebihan lain dari paku Vanner Pin adalah kemampuannya untuk menahan beban dengan baik pada papan veneer pin atau papan yang terbuat dari serbuk kayu. Pasalnya, papan jenis ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan kayu biasa sehingga memerlukan paku yang khusus untuk memasangnya dengan baik dan aman.


Ukuran paku Vanner Pin biasanya berkisar antara 1/2 inchi hingga 1 inchi. Anda dapat memilih ukuran paku yang sesuai dengan ketebalan papan yang akan dipasang. 


16. Paku Cut Tack




Paku cut tack mungkin bukanlah jenis paku yang paling umum digunakan, namun paku ini memainkan peran penting dalam pembuatan furniture seperti jok kursi. Jenis paku ini memiliki kepala agak lebar dan bagian yang runcing lebih panjang daripada paku biasa.


Paku cut tack biasanya dipakai pada proses pengerjaan jok kursi karena mudah ditembus ke kayu dan tidak merusak permukaan kulit atau kain yang akan ditaruh di atasnya. Selain itu, ukurannya yang kecil dan runcing membuatnya sangat cocok untuk menyambung dua benda yang tipis, seperti bahan jok kursi dengan kayu.


Ukuran yang umum dari paku cut tack adalah 1/2 inchi, namun terdapat juga ukuran yang lebih besar atau lebih kecil tergantung pada kebutuhan dan jenis proyek yang sedang dikerjakan.


17. Paku Ecucheon Pin




Paku Ecucheon Pin merupakan jenis paku dengan kepala bulat berukuran kecil yang tidak memiliki grid pada lehernya. Jenis paku ini umumnya diterapkan pada list ternet atau plafon rumah. Kepala bulat pada paku ini memberikan penampilan yang lebih estetis, karena lebih rapi dan terlihat seperti sebuah titik kecil pada permukaan bahan.


Ukuran paku Ecucheon Pin sebesar 1/2 inchi. Ukuran ini cukup standar dan sering digunakan dalam konstruksi. Namun, sebelum memilih ukuran paku yang tepat, pastikan bahwa ukuran tersebut sesuai dengan ketebalan bahan yang akan Anda ikat.



18. Paku Jamur


Seperti namanya, paku ini memiliki kepala berbentuk jamur yang lebar dan bulat, dengan batang yang agak pendek. Paku jamur biasanya terbuat dari bahan besi atau baja yang telah dilapisi dengan lapisan galvanis untuk mencegah karat.


Keunikan dari paku jamur adalah ukurannya yang kecil dan sering digunakan untuk menyambung material yang ringan, seperti kayu tipis. Paku jamur memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari 6 mm sampai 10 mm.


19. Paku Pin


Jika Anda bekerja di kantor atau sekolah, pasti sudah tidak asing lagi dengan paku pin. Paku ini biasa digunakan untuk menempelkan berbagai informasi seperti memo, jadwal, atau pengumuman pada sofboard atau papan tulis.


Paku pin memiliki bentuk yang simpel, terdiri dari batang kecil dengan kepala bulat yang terbuat dari plastik. Kepala plastik pada paku ini juga tersedia dalam beragam warna, sehingga bisa disesuaikan dengan warna papan yang digunakan.


Keuntungan dari penggunaan paku pin adalah tidak merusak permukaan papan seperti yang bisa terjadi jika menggunakan lem atau perekat lainnya. Selain itu, penggunaan paku pin juga memudahkan kita untuk mengganti informasi atau memo yang ditempelkan.


0 komentar

Post a Comment